SSUS - PERJUANGAN YANG BERTERUSAN

SSUS - PERJUANGAN YANG BERTERUSAN
Satu Bahasa Satu Bangsa Satu Negara

Monday, February 8, 2010

Azab Dan Penyebab

Mari kita baca beberapa ayat Al-Quran.
Mudah-mudahan mendpat petunjuk berkenaan persamaan sejarah hari ini dengan sejarah silam.
Mudah-mudahan negara kita dijauhkan dari bala yang dimaksud.
Mudah-mudahan rakyat negara kita terhindar dari PENYEBAB bala tersebut.

----------------------------------

An-Nahl [16:98] فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Al-Fatiha [1:1] بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمـَنِ الرَّحِيمِ

فَلَمَّا ذَهَبَ عَنْ إِبْرَاهِيمَ الرَّوْعُ وَجَاءتْهُ الْبُشْرَى يُجَادِلُنَا فِي قَوْمِ لُوطٍ (11:74)
11:74 Maka tatkala rasa takut hilang dari Ibrahim dan berita gembira telah datang kepadanya, dia pun bersoal jawab dengan (malaikat-malaikat) Kami tentang kaum Lut.
(Penerangan ringkas: ... iaitu apabila Ibrahim a.s. tidak merasa takut lagi kerana malaikat itu hanya membawa khabar menganai kelahiran Ishaq a.s. maka dia mulalah berbincang dengan para utusan tersebut mengenai kaum Nabi Lut dengan meminta ditangguhkan azab terhadap mereka dengan harapan mereka mahu beriman.)
When Abraham's fear subsided, and the good news was delivered to him, he proceeded to argue with us on behalf of Lut's people.

إِنَّ إِبْرَاهِيمَ لَحَلِيمٌ أَوَّاهٌ مُّنِيبٌ (11:75)
11:75 Sesungguhnya Ibrahim itu benar-benar seorang yang penyantun lagi penghiba dan suka kembali kepada Allah.
Indeed, Abraham was clement, extremely kind, and obedient.

يَا إِبْرَاهِيمُ أَعْرِضْ عَنْ هَذَا إِنَّهُ قَدْ جَاء أَمْرُ رَبِّكَ وَإِنَّهُمْ آتِيهِمْ عَذَابٌ غَيْرُ مَرْدُودٍ (11:76)
11:76 Hai Ibrahim, tinggalkanlah soal jawab ini, sesungguhnya telah datang ketetapan Tuhanmu, dan sesungguhnya mereka itu akan didatangi azab yang tidak dapat ditolak.
(Penerangan ringkas: Hai Ibrahim, tak usah didebat urusan yang sudah diputuskan Allah. Allah telah memerintahkan kami untuk mengazab mereka. Azab ini tidak dapat ditolak, dihindar, dibantah atau ditangguhkan samada dengan do'a atau hujjah.)
"O Abraham, refrain from this. Your Lord's judgment has been issued; they have incurred unavoidable retribution."

وَلَمَّا جَاءتْ رُسُلُنَا لُوطًا سِيءَ بِهِمْ وَضَاقَ بِهِمْ ذَرْعًا وَقَالَ هَـذَا يَوْمٌ عَصِيبٌ (11:77)
11:77 "Dan tatkala datang utusan-utusan Kami (para malaikat) itu kepada Lut, dia merasa susah dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka, dan dia berkata: ""Ini adalah hari yang amat sulit.""
(Penerangan ringkas: Setelah keluar dari rumah Ibrahim, para malaikat itu datang ka rumah Lut. Ini membuat Lut merasa gelisah dan sempit dadanya kerana mereka datang dalam paras rupa pemuda yang sangat tampan. Lut khuatir akan gangguan kaumnya yang fasik dengan fitrah menyimpang suka kepada kaum sejenis. "Hari ini sungguh menyempitkan bagi aku," katanya dalam hati.)
When our messengers went to Lut, they were mistreated, and he was embarrassed by their presence. He said, "This is a difficult day."

وَجَاءهُ قَوْمُهُ يُهْرَعُونَ إِلَيْهِ وَمِن قَبْلُ كَانُواْ يَعْمَلُونَ السَّيِّئَاتِ قَالَ يَا قَوْمِ هَـؤُلاء بَنَاتِي هُنَّ أَطْهَرُ لَكُمْ فَاتَّقُواْ اللّهَ وَلاَ تُخْزُونِ فِي ضَيْفِي أَلَيْسَ مِنكُمْ رَجُلٌ رَّشِيدٌ (11:78)
11:78 "Dan datanglah kepadanya kaumnya dengan bergegas-gegas. Dan sejak dahulu mereka selalu melakukan perbuatan-perbuatan yang keji. Lut berkata: ""Hai kaumku, inilah putri-putri (negeri) ku mereka lebih suci bagimu, maka bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu mencemarkan (nama) ku terhadap tamuku ini. Tidak adakah di antaramu seorang yang berakal?""
(Penerangan ringkas: Kaum Lut tergopoh-gapah datang, dengan rakus, kasar, sesuai dengan tabii songsangnya terhadap tetamu Lut. Lut berkata, "Ambillah anak-anak puteri negeri ini sebagai pasangan yang suci kepada kamu. Bertaqwalah kepada Allah. Tinggalkanlah perbuatan keji ini. Takutilah siksaNya. Bukankah di antara kalian ada orang yang berakal lurus mengajak kepada jalan yang benar?"
His people came rushing; they had grown accustomed to their sinful acts. He said, "O my people, it would be purer for you, if you take my daughters instead. You shall reverence Allah; do not embarrass me with my guests. Have you not one reasonable man among you?"
15:68 LUT said: "These are my guests: disgrace me not:
27:55 Must you really approach men with lust instead of women? Nay, but you are people without any awareness (of right and wrong)!”
27:56 But his people’s only answer was this: “Expel [Lut and] Lut’s followers from your township! Verily, they are folk who make themselves out to be pure!”

قَالُواْ لَقَدْ عَلِمْتَ مَا لَنَا فِي بَنَاتِكَ مِنْ حَقٍّ وَإِنَّكَ لَتَعْلَمُ مَا نُرِيدُ (11:79)
11:79 "Mereka menjawab: ""Sesungguhnya kamu telah tahu bahwa kami tidak mempunyai keinginan terhadap putri-putrimu, dan sesungguhnya kamu tentu mengetahui apa yang sebenarnya kami kehendaki.""
They said, "You know well that we have no need for your daughters; you know exactly what we want."
54:33 The people of Lut rejected (his) warning.

قَالَ لَوْ أَنَّ لِي بِكُمْ قُوَّةً أَوْ آوِي إِلَى رُكْنٍ شَدِيدٍ (11:80)
11:80 "Lut berkata: ""Seandainya aku ada mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada keluarga yang kuat (tentu aku lakukan).""
He said, "I wish I were strong enough, or had a powerful ally!"

قَالُواْ يَا لُوطُ إِنَّا رُسُلُ رَبِّكَ لَن يَصِلُواْ إِلَيْكَ فَأَسْرِ بِأَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِّنَ اللَّيْلِ وَلاَ يَلْتَفِتْ مِنكُمْ أَحَدٌ إِلاَّ امْرَأَتَكَ إِنَّهُ مُصِيبُهَا مَا أَصَابَهُمْ إِنَّ مَوْعِدَهُمُ الصُّبْحُ أَلَيْسَ الصُّبْحُ بِقَرِيبٍ (11:81)
11:81 "Para utusan (malaikat) berkata: ""Hai Lut, sesungguhnya kami adalah utusan-utusan Tuhanmu, sekali-kali mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah dengan membawa keluarga dan pengikut-pengikut kamu di akhir malam dan janganlah ada seorang di antara kamu yang tertinggal, kecuali istrimu. Sesungguhnya dia akan ditimpa azab yang menimpa mereka karena sesungguhnya saat jatuhnya azab kepada mereka ialah di waktu subuh; bukankah subuh itu sudah dekat?""
(The angels) said, "O Lut, we are your Lord's messengers, and these people cannot touch you. You shall leave with your family during the night, and let not anyone of you look back, except your wife; she is condemned along with those who are condemned. Their appointed time is the morning. Is not the morning soon enough?"

فَلَمَّا جَاء أَمْرُنَا جَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَأَمْطَرْنَا عَلَيْهَا حِجَارَةً مِّن سِجِّيلٍ مَّنضُودٍ (11:82)
11:82 Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Lut itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi,
(Penerangan ringkas: Setelah azab Kami turun, Kami timbus negeri kaum Lut lalu Kami benamkan mereka ka perut bumi. Kami hujani mereka bertubi-tubi dengan batu dari tanah terbakar.)
When our judgment came, we turned it upside down, and we showered it with hard, devastating rocks.

مُّسَوَّمَةً عِندَ رَبِّكَ وَمَا هِيَ مِنَ الظَّالِمِينَ بِبَعِيدٍ (11:83)
11:83 yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu tiadalah jauh dari orang-orang yang zalim.
Such rocks were designated by your Lord to strike the transgressors.
27:58 the while We rained a rain [of destruction] upon the others: and dire is such rain upon all who let themselves be warned [to no avail]
15:59) "As for Lut's family, We will save them all.
54:34 [and so,] behold, We let loose upon them a deadly tempest; and only Lut ’s kinsfolk did We save at the break of dawn, 54:35 as a blessing from Us: thus do We reward all who are grateful.
54:36 For he had truly warned them of Our punishing might; but they stubbornly cast doubt on these warn ings, 54:37 and even demanded that he give up his guests [to them]: whereupon We deprived them of their sight [and thus told them, as it were]: “Taste, then, the suffering which I inflict when My warnings are disregarded!”

Ramalan Cuaca.

Cuaca TGNA terkenal tidak menentu; mudah berubah dengan tiba-tiba. Seperti mengidap angin seluruh badan.

Dahulunya ribut petir sabung menyabung. Angin badai sering mengamuk meratakan ladang menenggelami sawah. Puting beliung menyingkap bumbung menumbangkan pokok.

Ada kalanya guruh guntur membelah bumi dengan doa sumpah celaka; malah memecah langit dengan dakwaan Allah carut.

Tiba-tiba mendung tidak, angin tidak, turun hujan renyai-renyai. Mengajak "musuh ketatnya" duduk semeja.

Agak-agak "musuh" dia ini, yang pernah kena sumpah pecah perut, bersedia payung atau tidak. Jangan-jangan terbasah kuyup ketika berpakaian nipis.

Namun jika semuanya berdasarkan keikhlasan .... inilah yang dinanti-nanti. Tiada yang lebih baik dari ini.

Tuesday, February 2, 2010

Jemputan Langsong Dan Tidak Langsong

Kebelakangan ini gegak-gempita gendang kecemasan dipalu dari dalam khemah pembangkang. Mereka mendakwa mempunyai bukti BN sedang memancing ahli-ahli mereka seperti Azan, Zaharin atau Zuikifli. Benar atau tidak angin-angin ini atau salah atau betul perbuatan ini bukan pokok perkara perbincangan ini.

Yang dibincangkan di sini ialah adanya pilihan untuk dipilih. Dan adanya hati hendak memilih. Bila sudah ada hajat hati hendak memilih, kemudian adanya pula ajakan indirect pun dari luar, seseorang itu pasti akan membuat pilihan yang diyakininya lebih baik baginya.

Di zaman Rasulullah ada testimoni peribadi seperti yang sedang berlaku dalam khemah pembangkang di atas, seperti yang diceritakan oleh Khalid ibn Walid r.a. mengenai sejarah pengislamannya. (pssst. Khalid Ibn Walid ni panglima Islam favourate blogger satD)

Beliau r.a. lah penyebab utama kekalahan Muslimin di Uhud. Namun Rasulullah s.a.w. bersabda jika belaiu datang menyebelahi Islam, beliau akan mencapai penghormatan di atas yang lain. (p/s: ini jenis jemputan "indirect" Rasulullah s.a.w. kepada beliau r.a. Mari kita ikuti testimoni beliau r.a. dari mula)

Khalid al Walid pada asalnya adalah dari golongan paling keras memusuhi Islam. Dia tidak pernah melepaskan peluang menyusahkan atau menyerang Rasulullah s.a.w. dan kaum Muslimin. Ketika peristiwa al-Hudaybiyyah, Khalid menunggu di 'Asfaan dengan niat melakukan serangan hendap terhadap Rasulullah s.a.w., samada dengan panah atau pedang.

Apabila Rasulullah s.a.w. mendapat perkhabaran ini, Baginda s.a.w. pun memerintahkan solat berikutnya iaitu 'Asr dilakuakn dengan tertib khauf: iaitu satu kumpulan bersembahyang, manakala yang satu lagi berjaga. Melihat yang demikian, terganggulah strategi Khalid al-Walid lalu berkata, "Orang ini benar-benar terhalang dari aku", maksudnya sentiasa ada orang lain yang menghalang kecederaan dari mengenai Rasulullah s.a.w.. Rasulullah s.a.w. beredar dari 'Asfaan, sampai di al-Hudaybiyyah, mengikat perjanjian dengan kafir Quraysh, boleh ber'Umrah hanya tahun hadapannya, kemudian terus balik ka Madinah.

Khalid perasan yang kafir Qurayish semakin lemah. "Apa yang tinggal nanti? Kemana hendak saya pergi? Ka Negus? Tak boleh. Dia sedang melindungi pengikut Muhammad (s.a.w.). Munkin saya patuk ikut Heraclius? Tidah boleh juga. Mana munkin saya meninggalkan agama nenek moyang lalu mengikut Kristian atau Judaisme dan hidup bukan di kalangan Arab? (p/s: sudah timbul pilihan dalam hati Khalid ibn al-Walid. Selepas ini, berturut-turutlah ajakan direct atau indirect terhadapnya.)

Setahun Khalid membolak-balik pilihan di dalam hatinya. Sampailah masa kaum Muslimin dibenarkan masuk Makkah mengerjakan 'Umrah.

Rasulullah s.a.w. masuk Makkah. Khalid tidak tahan melihatkan keadaan Makkah dibanjiri jemaah Islam. Dia menghilangkan diri selama Rasulullah s.a.w. dan para Sahabat r.a. berada di Makkah: empat hari. Rasulullah s.a.w. mengerjakan 'Umrah. Berjalan sekelilinga Makkah, memerhatikan ka atas ka bawah sekeliling teringatkan putera-putera seperti Khalid al Walid, lalu bertanya kepada al-Walid bin al-Walid adik Khalid yang datang bersama Rasulullah s.a.w. mengerjakan 'Umrah.

(Rasulullah s.a.w. hendak menghantar ajakan indirect kepada Khalid mempelawa dia Islam.) Baginda s.a.w. bertanya al-Walid, "Mana Khalid?"

Al-Walid tersentak dengan pertanyan itu, menjawab, "Allah akan bawa dia ya Rasulullah s.a.w."

"Seseorang seperti dia tidak boleh jahil tentang Islam! Sekiranya dia memperuntukkan kepahlawanannya untuk Islam, itu pasti lebih baik baginya." Jawab Rasulullah s.a.w.

Baginda s.a.w. menyambung, "Jika dia datang kepada kami, kita pasti sambut dia dengan kehormatan, dan utamakan dia di atas yang lain."

Al-Walid, kegembiraan yang amat sangat, keluar mencari abangnya. Kerana gagal menjumpainya, al-Walid meninggalkn surat untuk Khalid ketika rombongan Rasulullah s.a.w. balik ka Madinah. Katanya dalam surat tersebut:

"Bismi Allah Al-Rahman Al-Rahim. Ammaba'du.
Saya tidak pernah menemui sesuatu yang lebih mena'jubkan dari penolakan abang kepada Islam; padahal mengetahui keupayaan kecerdikanmu. Bolehkah seseorang itu tetap jahil terhadap Islam? Rasulullah s.a.w. bertanyakan saya, 'Di mana Khalid?'
Saya jawab, 'Allah pasti akan hadhirkan dia.'
Rasulullah s.a.w. kemudian bersabda, 'Seseorang seperti dia tidak boleh jahil tentang Islam! Sekiranya dia memperuntukkan kepahlawanannya untuk Islam, itu pasti lebih baik baginya. Jika dia datang kepada kami, kita pasti sambut dia dengan kehormatan, dan utamakan dia di atas yang lain.'

Susuli kami wahai saudaraku beserta segala peluang keemasan yang sudah terlepas."

Khalid berkata, "Bila surat itu sampai kepada saya, saya memutuskan ikut. Ia menambah kecenderongan saya tyerhadap Islam. Saya gembira Rasulullah s.a.w. bertanyakan tentang saya. Saya melihat dalam mimpi, saya berada di tanah sempit dan gersang yang saya tinggalkan untuk menuju tanah menghijau dan lapang."
Ini pasti mimpi benar."

Sesudah bersedia hendak berjumpa Rasulullah s.a.w. saya memikirkan perlunya teman perjalanan. Saya mendapatkan Safwan bin Umayyah, "Ya Ibn Wahab, saudara sedarkah bagaimana keadaan kita? Kita seperti gigi geraham bergigitan antara satu sama lain, sedangkan Muhammad (s.a.w.) kelihatannya sedang menguasai Arab dan Ajam. Sekiranyalah kita menyebelahi dan mengikutnya, maruahnya dia juga akan jadi maruah kita"

Safwan menolak dengan keras, "Walaupun tinggal saya seorang, saya tidak akan mengikutnya."
Besar kecederaan hati orang ini. Abang dan ayahnya terbunuh di Badr.
Saya menemui 'Ikrimah bin Abi Jahl menceritakan kepadanya apa yang saya ceritakan kepada Safwan bin Umayyah. Dia menolak juga.

Jika begini, saya akan pergi senyap-senyap. Saya balik, siapkan tunggangan, terus bertolak. Terjumpa 'Uthman bin Talhah. Ini kenalan saya. Hendak saya ceritakankah langkah saya. Tetapi saudara-saudaranya ada yang terbunuh dalam peperangan melawan Muslimin. Bagi tahu? Tak payah? Tidak apa. Bagi tahu.

Saya mulai memberitahunya akan keadaan Quaryish, "Kita ini seperti rubah bersembunyi di dalam lubang. Jika sebahagian air pun dituangkan ka lubang itu, kita akan keluar." Dia terus bersetuju. Dia bailk untuk bersiap. Esoknya kita bertolak sama sehingga sampai di al-Hada, dimana kita terserempak dengan 'Amr bin al-'Aas.

'Amr: Ahlan wa sahlan, tuan-tuan hendak ka mana.
Kita: Dan apa yang menyebabkan tuan ka mari.
'Amr: Dan apa yang membewa tuan-tuan ka mari?
Kita: Kita hendak memeluk Islam dan menjadi pengikut Muhammad.
'Amr: Begitu juga tujuan saya keluar ini.

Kita iring-mengiringi sesama kita sehinggalah memasuki Madinah. Kita rehatkan tunggangan kita. Rasulullah s.a.w. dimaklumkan berkenaan kita. Baginda menjadi begitu riang dengan berita ini.

Saya bersalin pakaian terbaik yang saya bawa dan melangkah menuju Rasulullah s.a.w. Tiba-tiba adik saya sambut saya, "Cepat. Baginda Rasulullah s.a.w. telah dikhabarkan tentang abang, dan baginda sangat gembira kerananya. Baginda sedang menunggu."

Kita percepatkan perjalanan. Saya memandang ka arah Rasulullah s.a.w. dan mendapatkannya. Dari jauh baginda sudah tersenyum, dan terus tersenyum sehingga saya sampai kepadanya. Saya beri hormat kepada baginda s.a.w. dan baginda membalas hormat dengan amat riang-mesra sekali.

Saya lafazkan, " Saya naik saksi tiada yang layak disembah melainkan Allah, dan tuan adalah Pesuruh Allah."

Baginda manjawab, "Segala puji bagi Allah yang telah membimbing tuan. Saya cukup maklum akan kebijaksanaan tuan. Dan adalah sentiasa menjadi harapan saya bahawa kebijaksanaan itu akan membawa tuan kepada kebaikan diri tuan."

Saya menjawab, "Ya Rasulullah s.a.w. Saya banyak mengambil bahagian dalam kerja-kerja yang membawa kesusahan kepada tuan dan saya telah berkeras menentang kebenaran. Doakan saya sehingga Allah ampunkan saya."

Rasulullah s.a.w. menjawab, "Islam membersihkan dosa sebelumnya."

Saya memohon lagi, "Ya Rasulullh s.a.w., doakan untuk keampunan saya."

Rasulullah berdoa, "Ya Allah, Ampunilah Khalid bin Al-Walid akan segala kesalahannya dalam menghalangi manusia dari jalan Allah."

Subhanallah. Ajakan indirect ke dalam hati Khalid Al-Walid r.a. sangat mempengaruhi langkah-langkahnya menuju Islam. Al-Hidayah.

Monday, February 1, 2010

Persilatan Memecah Dan Meroboh Di Gelanggang Pembangkang.

Hati dan kaki Anuar tertambat mati ka tiang mahkamah. Impotent.

Guan Eng mentadbir dengan kuku besi. Tak peduli PAS. Tak hirau PKR.

Zaid turun Malaysia Timur walaupun Anuar tegah.

Zaharin bengang terus berani tembak Guan Eng.
Desas desus luas membisikkan akan banyak timbul katak-lompat hingga BN boleh dapat 2/3 di Parlimen.
Panglima-panglima cyber DAP gelabah, akui perlunya ada ali-baba mereka panjat Putra Jaya. Anuar tak boleh harap. Zaid?

Zulkifli tembak Khalid Samad kerana Allah.
PKR gam mulut Zulkifli. Zulkifli terus rancak menembak.
Zaharin, Zulkifli dan Zaid bakal kena tindakan disiplin.

PAS gantung Khalid enam bulan sedang Hassan Ali setakat amaran. Akibatnya belukar PAS yang berisi akar-umbi-gambut berasap terbakar tak puas hati.

Siapa boss sebenar PR ni.
Semua boss. Zaid. Zaharin. Zulkifli. Khalid. Hassan. Guan Eng. Nizar. Ngeh&Nga. BN ada dua sahaja boss. Najib. Nazri.

Anuar setakat mampu cakap sokong Guan Eng. Habislah PAS. Hapuslah PKR. Mati pucuklah DAP.

Saturday, January 30, 2010

The Love To Surpass

Its what people like to do. It satisfies them to outdo each other. When one does something good, someone would surely like to do better. If Tom does something bad; Harry would outdo him by being outright evil.

If Haris Tea Pot of The People's Parliament chokes on Mahathir's interpretation on the Social Contract, his comment section vomits out puss, poison and cyanide.

When Khalid Samad comes out with a psuedo-edict or any "authoritative" proclamation or command concerning Islam, Husam Musa's community like Tulang Besi of Perisik Rakyat or Malaysia Waves spews out pretenders-to-ulama' and half-baked sufis demanding UMNO people to obtain their sanctions first before they could quote any Qur-anic interpretations to stress their points.

When Lim Guan Eng introduces Middle Malaysia after the conquest of "Penang Upper Malaysia", Hindraf repeats their demand that all Indians be made 'bumiputeras'. Their reason? That some of our top leaders are not 100% Malay.

Enough of the darker side of ourselves. Lets have a peep at our brighter sides.

Abu Bakar r.a. and Umar r.a. were the closest of Companions (to each other and to Muhammad s.a.w.) They would always compete with each other in good. Abu Bakar r.a. would mostly surpass Umar r.a.

If Umar r.a. were to be early for prayer, he would find that Abu Bakar was already at the mosque. If he were to feed a poor person, he would learn that Abu Bakar had already done the same before him.

Once the Prophet rallied the people to give charity to lighten the hardship the Muslims were facing. Umar r.a. who happen to be affluent then decided, "I'll surpass Abu Bakar r.a. today if I'm ever to surpass him at all."

Umar r.a. then gave half of what he had. What was the reaction of the Prophet s.a.w.? Did he s.a.w. asked how much Umar r.a. brought? Did he s.a.w. asked what type of goods Umar r.a. brought?

No. The Prophet s.a.w. uttered words showing that Umar r.a. and family was his most beloved, saying "What did you leave behind for your family O Umar r.a.?" Umar r.a. said, "O Messenger of Allah, I left behind its like for my family." Umar r.a. then sat beside Rasulullah s.a.w. enthusiastically.

Then came Abu Bakar r.a. with plenty of wealth and gave it to the Prophet s.a.w. Umar r.a. stood up in respect. The Prophet s.a.w. looked at Abu Bakar r.a. then enquired of him, "O Abu Bakar r.a. what did you leave behind for your family?"

Yes, he s.a.w. loved and showed concern for Abu Bakar r.a. and his family. So Abu Bakar r.a. responded, "O Messenger of Allah, I left for them Allah and His Messenger s.a.w."

He came with all his wealth. Not half, not a quarter but all. Umar r.a. acknowledge saying, "This is no surprise. I will never be able to surpass Abu Bakar r.a."

The people would love the Prophet s.a.w. intensely as they felt that he s.a.w. loved them. The Prophet s.a.w. once prayed with them, but shortened his prayer noticeably. After the prayer, the Prophet noticed that the Companions were surprised. He s.a.w. said, "Perhaps, you are surprised that I shortened the prayer?"

Yes, O Messenger of Allah.

I heard a child cry, so I feel what the mother feels. (Perhaps the child was left unattended the duration the mother was in prayer.)
--------------

Today we have most of everything. Not surprisingly this too is not enough. We strive to have more than our neighbour. Perhaps we should also feel for the plight of those who have less than us.

Thursday, January 28, 2010

Jangan Hangus Dibakar

Cikgu Budin dapati murid-muridnya mulai cuai dan sambil lewa.

Satu hari dia membuat kejutan. "Ketepikan semua buku. Sediakan kertas dan pen."
Untuk apa cikgu.
Ujian.
Seorang murid, Sumo Piar, berbadan tegap, tidak berapa cerdik, masyhor kaki buli, menjerkah, "Saya tak mahu ujian. Dengan mengulangkaji pun saya tak dapat jawab; inikan pula tergempar begini."
Cikgu Budin berang kerana dibentak. "Jangan buat sesuka hati di sini. Kalau tak suka, keluar sekarang."
Sumo Piar bangun. "Cikgu juga keluar sekarang."
"Kurang ajar!" Cikgu Budin menerpa ka arah Sumo Piar. ...... Berlakulah sesuatu yang berlaku. Cikgu Budin jatuh tertiarap.

Cikgu Budin dibakar hangus, direndam basah. Anjig garang, babi galak. Akibatnya mereka menjadi buah mulut masyarakat setempat.

Cikgu Safar pun mengalami masaalah yang sama dengan murid-murid ini. Diapun bermaksud hendak berbuat sesuatu untuk memperbaiki keadaan.

Safar: Murid-murid sekelian. Hari ini diadakan ujian. Kita mula dengan ujian Bahasa.
Murid yang sama, Sumo Piar: Cikgu tak boleh bagi ujian sesuka hati begini.

Cikgu Safar bersifat gunung. Dia terasa geli ada babi tunggal hendak memanjat kepala. Si kasar elok disambut dengan lembut tapi liat.

Safar, tersenyum: Sumo Piar hendak ujian ini bukan?
Sumo Piar, masam: Tidak.
Safar, senyum lebar: OK. Sesiapa tidak hendak ujian ini, bolehlah nanti berurusan dengan JK Disiplin. Yang lain jawab soalan-soalan ini. Kertas soalan diedarkan.
Sumo Piar, mengoyak kertas soalan: Saya dah kata saya tak mahu ujian.
Safar, senyum lebar hingga ternampak giginya: Ada saya paksa Sumo Piar? Kamu sudah dewasa. Kamu bertanggungjawab atas diri kamu.

Tiba-tiba Sumo Piar tersedar Cikgu Safar tak mempan diprovok. Safar tak hangus dibakar, tak basah direndam. Mahu tak mahu, dia tiada pilihan. Akur ujian. Terpaksa akur juga dihadapkan JK Disiplin.

Satu Negara Malaysia yakin, kaum Muslimin mewarisi sifat Cikgu Safar, mampu bertahan walaupun diprovok dengan 1000 biji kepala babi. Kaum Muslimin juga sedar JK Displin negara mampu menangani masaalah ini sebelum terlambat, walaupun kehakimannya lembab sedikit. Hanya Allah tiada had. Lain dari Allah ada had. Itu tauhid si Muslim.

Jika dua-dua pihak berkasar, suami isteri pun boleh hancur.

Seorang suami berperang besar dengan isterinya. Dia menghadap Saidina Umar r.a. meminta nasihat. Ketika berdiri di pintu, sebelum sempat memberi salam, dia terdengar isteri Saidina Umar r.a. menengking-nengking suaminya. Saidina Umar berdiam tidak menjawab.

Terkejut. Orang itu berpaling pergi.

Saidina Umar berkejar ka pintu, "Ada apa hajat tuan?"
"Ya Amirul Mu'minin, saya hendak mengadukan hal isteri saya. Tetapi kita senasib rupanya"
"Dia isteri saya. Teman bilik tidur. Dia memasak untuk saya. Dia membasuh pakaian saya. Dia ibu anak-anak saya. Tidakkah sepatutnya saya bersabar dengan dia?"
--------------------
Benarkah semua masaalah ada penyelesaiannya?

Wednesday, January 27, 2010

Bumi Yang Sejuk: Bumi Yang Panas.

Puas kita membaca berkenaan Aduka Taruna dan hati kita menjadi keras kerananya. Mari kita pula berlembut-lembut dan berjinak-jinak hati dengan mengenang sekelumit kisah junjungan kita Nabi Muhammad s.a.w.

Satu hari Rasulullah s.a.w. berangkat menuju Makkah dengan diiringi seribu empat ratus orang Sahabat rdh.a. Tetapi disekat oleh kafir Quraysh. Rasulullah s.a.w. berunding dengan kafir Quraysh lama sekali lalu berakhir dengan Perjanjian al-Hudaybiyyah.

Suhayl bin 'Amr yang mewakili pihak kafir Quraysh menuntut beberapa syarat yang dipersetujui oleh Rasulullah s.a.w. Setengah daripada syarat tersebut seperti:-
*** Pihak Muslimin dikehendaki pulang ka Madinah tanpa mengerjakan umrah.
*** Pihak Muslimin Madinah tidak dibenarkan menerima sesiapa pun dari Makkah yang mahu masuk Islam dan berhijrah ka sana.
*** Sesiapa pun yang mahu meninggalkan Islam dan mahu pulang ka Makkah akan diterima.

Banyak syarat-syarat lain yang ketaranya menunjuk kepada penghinaan dan kekalahan Islam.

Sebenarnya, kaum Quraysh gerun terhadap bilangan Muslimin sebegitu ramai. Mereka sedar, jika kaum Muslimin hendak, dengana mudah Makkah dapat ditawan. Kerana itu kafir Quraysh terpaksa berdiplomasi. Mereka tidak berani mengharap untuk dapat suku pun daripada tuntutan-tuntutan mereka.

Kebanyakan pasa Sahabat rdh.a. amat gusar dengan syarat-syarat yang dikenakan. Namun bagaimana mereka tergamak hendak protes. Hamba Allah yang bersetuju dengan syarat-syarat tersebut bukannya seseorang yang bercakap dari nafsu.

Saidina 'Umar r.a. lah yang paling tertekan. Menoleh kiri. Menoleh kanan. Harap-harap dapat berbuat sesuatu. 'Umar r.a. menghampiri Saidina Abu Bakr Siddiq. Dia tidak memulakan bicara dengan protes-protes. Dia membuka bicara melalui perkara yang mereka sedia persetujui. Dia membuka bicara dengan ayat-ayat soalan yang jawabnya hanya "Benar." ... "Iya." ... "Sungguh."

'Umar: Hai Abu Bakr, bukankah dia Rasulullah?
Abu Bakr: Benar.
Tidakkah kita Muslim?
Iya. Kita Muslim.
Tidakkah mereka kafir?
Sungguh. Mereka kafir.
Tidakkah kita berdiri atas kebenaran.
Benar.
Tidakkah mereka berdiri atas kebatilan?
Iya. Mereka batil.
Mengapa pula kita menyerahkan kepada mereka hal agama kita?
Wahai 'Umar. Tidakka dia Rasulullah s.a.w.?
Benar.
Kalau begitu ta'ati dia. Kerana aku naik saksi Muhammad Pesuruh dan Rasulullah.
Aku pun naik saksi Muhammad adalah Pesuruh dan Rasulullah; kata 'Umar. Dia berlalu dari situ. Dia bergelut menahan perasaan dan diri, tapi kalah. Dia mendekati Rasulullah s.a.w.

'Umar: Ya Rasulullah s.a.w. Tidakkah Tuan Pesuruh Allah?
Muhammad s.a.w.: Iya saya.
'U: Tidakkah kita Muslim?
M.s.a.w.: Benar kita Muslim.
'U: Tidakkah mereka kafir?
M.s.a.w.: Sungguh.
'U: Lalu bagaimana kita terkompromi dalam perkara agama?
M.s.a.w.: Saya hamba dan pesuruh Allah. Saya tidak akan engkar suruhanh Dia. Dia Allah tidak akan Mengelirukan saya.

'Umar rdh.a. diam. Perjanjian ditandatangani. Beberapa hari berlalu. Kafir Quraysh melanggar perjanjian. Rasulullah masuk Makkah. Baitullah dibersihkan dari patung dan tugu. Rasulullah s.a.w. mengerjakan umrah.

Saidina 'Umar al-Khattab selepas itu biasa menyesali perbuatannya mempersoalkan Rasulullah s.a.w. dengan berkata, "Saya tidak pernah jemu dari berpuasa, bersedekah, berdoa dan memerdahekakan hamba sahaya kerana apa yang saya lakukan itu hari; kerana takut akan akibat dari perkataan dan perbuatan saya, sehinggalah saya dapat kembali berharap-harapan."

Alangkah sejuknya dunia ini sekiranya penghuninya tidak meninggalkan Muhammad Rasulullah s.a.w.

Monday, January 25, 2010

Bila Air Tercincang.

Imam Shafi'i r.a. mendebatkan sesuatu hukum kepada lawannya. Masing-masing keras tidak mengalah. Suara meninggi. Airmuka berubah. Hati luka. Marah. Tiada berkeputusan.

Bersurai.

Sambil memegang tangan lawannya, Imam Syafi'i berkata, "Bagaimanapun kita berselisih pendapat, kita tetap bersaudara."
-----------------

Para ulama' Hadith berhimpun. Seorang wakil membentangkan sebuah Hadith.

Seorang lagi menolak. Ini bukan Hadith. Di mana saudara dapat Hadith ini. Saudara berbohong atas nama Rasulullah s.a.w.

Ini Hadith sahih.

Tidak. Tidak pernah dengar. Tidak dalam hafalan pun.

Pengerusu: Ya Syaykh. Tuan hafal semua Hadith?

Tidak.

Hafal separoh daripadanya?

Lebih kurang.

Munkin juga Hadith tadi dari separuh yang tuan belum hafal.
----------------

MP dan MU sedarah sedaging berkawan rapat. Tidak pernah renggang.

MU memutuskan hendak pergi jihad di perbatasan. MP memilih berjihad ibadah di masjid-masjid.

Satu hari hati MP jadi cair. Air mata membasahi pipi. Teringat rindu saudaranya MU yang diperbatasan. MP mengutus surat kepada MU.

Selepas memahami warkah MP, Mu pun mengutus jawapan:

Wahai saudaraku yang mengatur persembahan di antara dua tiang. Sekiranya saudara nampak apa yang saya buat, saudara seakan-akan pura-pura dalam persembahan.

Saudara basahkan pipi dengan air mata. Saya basahkan dada dengan darah.

Bau wangian persolekan saudara. Saya berbedak jelaga bedilan.

Sekiranya gugur di medan kita, kita dikira syahid. Kerana api di dada serupa sahaja.

Kedua-duanya medan jihad. Disebut demikian oleh Al-Kitab.

Yang satu berjaga malam di persujudan. Yang satu bercekang mata di perbatasan.

Apa yang saudara alami tidak lebih baik dari apa yang saya lalui. Kita berdua bekerja pada sesuatu yang baik. Inilah cara yang diwariskan kepada kita.
-------------------

Kaum musyrikin mengerah bala tenteranya menyerang Madinah.

Kaum muslimin bertindak menggali khandak (parit besar) menyekat kemaraan musuh. Tentera musyrik berkhemah di luar khandak. Kaum muslimin terkepong. Putus bekalan makanan minuman.

Banu Quraydhah kaum Yahudi Madinah, musuh dalam selimut bertindak di sebelah tentera musyrik dengan mensabotaj kekuatan kaum Muslimin ketika kaum Muslimin tertekan bertahan di khandak barisan hadapan.

Keadaan seperti telur di hujung tanduk yang dilalui kaum Muslimin berterusan beberapa lama sehinggalah Allah Menghantar angin sejuk dan tenteraNya menghancurkan musuh.

Keesokannya Rasulullah s.a.w. berangkat balik ka Madinah. Kaum Muslimin meletakkan senjata.

Pada waktu masuk zuhur, Jibril a.s. menegur Rasulullah s.a.w. dari luar rumah menjadikan baginda bagun ketakutan.

Sudahkah tuan meletakkan senjata ya Rasulullah s.a.w.?

Iya.

Para malaikat belum meletakkan senjata. Saya baru sampai dari mengejar mereka sampai ka Hamra al-Asad. Allah memerintahkan tuan menuju Banu Quraydhah. Saya akan ka sana untuk menggegarkan bumi tempat mereka berpijak.

Rasulullah s.a.w. mengeluarkan perintah: Dengarkan dan patuhi. Tidak kita solat 'Asr melainkan di Banu Quraydhah.

Jemaah Islam mengangkat senjata dan berangkat ka Banu Quraydhah. Dalam perjalan masuklah waktu 'Asr.

Kita dikehendaki solat 'Asr hanya di (perkampungan) Banu Quraydhah.

Tidak. Kita solat 'Asr sekarang. Arahan Rasulullah itu bermaksud bersegera ka sana.

Sebahagian berhenti solat 'Asr, dan sebahagian meneruskan perjalanan.

Apabila perbezaan pendapat ini diajukan kepada Rasulullah s.a.w.; baginda diam.

Rasulullah s.a.w. mengepung Banu Quraydhah hingga Allah memBerikan kemenangan.
------------------
Objektif pokok: bukan bersetuju tapi tidak berkonflik.

Saturday, January 23, 2010

Khalid Samad, Pakiam, Abu Jahl Dan Abu Lahab.

Dalam hal Melayu berpecah dan PAS membela tuntutan Kristian Katholik terhadap kalimah Allah, ada pertanyaan: Apa patut Muslim buat?

Jawab: Bersatu dibawah satu bendera dahulu kerana itu terkandung di dlam perintahNya, (3:103) "Dan berpegang teguhlah kamu sekalian kepada tali Allah (agama Islam) dan janganlah kamu bercerai-berai ...."

Ada pula soalan lagi, "Lepas itu buat apa?"

Jawab: Satu satu dahulu. Bagaimana masuk ka ranting sebelum pokok dicapai .... sebelum langkah awal diambil? Ia akan hanya menggalakkan perpecahan dan perselisihan.

Betul hadith ada menyebut bahawa perbezaan pendapat dalam ummah itu satu rahmat.

Tetapi jangan lupa terdapat jurang perbezaan seluas langit dan bumi antara perbezaan pendapat dengan permusuhan. Tiada masaalah perbezaan pendapat yang membuka kepada kemajuan. Kita jangan lupa juga bahawa Allah tidak memBenarkan perbezaan pendapat pada bab dasar dan pokok Islam. Perbezaan pendapat hanya jadi rahmat jika berkisar pada ranting-ranting halus.

Dalam masaalah Khalid Samad atau Marina atau sesetengan "pejuang PAS" yang memihak kepada tuntutan Pakiam Kristian Katholik; ini adalah bab akar tunjang pokok keimanan Islam. Mereka "cerdik pandai kaum konfiden" ini mengelirukan rakyat. Padahal Allah sudah memberi ingatan kepada semua Muslim jenis Khalid-Samad-Marina-UstaD-ustaD-PAS ini mengenai jenis Pakiam-Kristian-Katholik, (3:119) "Beginilah kamu, kamu menyukai mereka, padahal mereka tidak menyukai kamu, dan kamu beriman kepada kitab-kitab semuanya. Apabila mereka menjumpai kamu, mereka berkata: "Kami beriman"; dan apabila mereka menyendiri, mereka menggigit ujung jari lantaran marah bercampur benci terhadap kamu. Katakanlah [kepada mereka]: "Matilah kamu karena kemarahanmu itu". Sesungguhnya Allah mengetahui segala isi hati."

Permusuhan (sesama Islam) sebegini sebenarnya bala besar kerana sebenarnya ia berasas dan berasal dari ego: pemangkin semua perbalahan. Setiap kumpulan bertaksub kepada pendapat terjemahan sendiri sambil bermati-matian mahukan semua yang lain mengguna pakai pendapatnya; hingga mendabik dada menggembar-gemborkan hanya dia yang betul dan semua orang lain salah. Pada setiap perhimpunannya yang ditekankannya hanya "aku ... aku ... aku ... aku punya ... aku punya .... aku punya ....". Hakikatnya ini adalah EGO semata-mata.

Para mujtahideen dan orang benar hanya berbeza pendapat bila pada furuk-furuk kecil dan ranting. Mereka sependapat pada bab asas-dasar dan pokok-tunjang Islam. Mereka mencipta method-method tertentu untuk menindas EGO.

Mithalnya jika orang besar atau 'melayu konfiden' memohon bimbingan tunjuk ajar, para mujtahideen memulakan bimbingan dengan menyuruh mereka mengemis dan hasilnya itu diserahkan kepada dapur jemaah. Dengan cara ini EGO dicairkan lalu terganti dengan rahmat kerohanian ketuhanan. Pada hari ini apa yang digembar-gemborkan oleh para-orang-besar golongan-elite-konfiden ini tidak lain melainkan arrogance-kesombong-bongkakan dan conceit-hidung-tinggi-leher-kayu.

Kalaulah ada dua orang sebegini yang ingin 'berkhidmat untuk negara' hendak memilih melalui PAS atau UMNO, dan hajat mereka 'terdengar oleh para mujtahideen' tersebut, mujtahideen tersebut akan berkata dalam hati, "Jadilah Muslim sejati dahulu sebelum melangkah untuk 'khidmat atau mengajar' orang" Nasihat sebegini setakat di dalam hati sahaja kerana ia (nasihat itu) tidak selari dengan atau tidak dalam selera mereka-mereka seperti itu yang beraspirasi 'hendak menjadi pejuang bangsa atau agama'. Ini kerana kebanyakan Muslim pejuang bangsa atau agama atau kemerdekaan kita hiri ini menjadi Muslim melalui pewarisan; melalui the accident of birth, bukan melalui perjuangan.

Jadi bila PAS kata hendak memperjuangkan Islam, hanya yang tertipu percaya. Kalau kata hendak mendakwahkan Islam, bagaimana hendak diyakini kerana hakikatnya hari ini DAP mengajkarkan amalan fiqah manakala Kristian Katholik mengajarkan tauhid kepada ustaD-ustaD mereka. UstaZ Harun Din dan segelintir yang lain terkecuali.

EGO Abu Jahl yang juga Abu Lahab. EGO ibu dan ragi segala dosa.
Dalan perang Badr, ketika kepala Abu Jahl hendak diceraikan dari bahunya, dia merayu, "Potonglah kepalaku sekira-kira leherku melekat di kepada. Nanti bila kepala-kepala dikira, orang akan lihat kepalaku lebih istimewa dari kepala-kepala yang lain."

Abu Lahab menghafal jawaban berikut: "Aku tak masaalah menerima Islam; tapi yang aku tak puas hati ialah bagaimana Allah boleh tersilap pilih anak saudara aku jadi Rasul, padahal aku lebih layak."

Sebelum Abu Lahab, Iblis berhujjah begitu. Hari ini Khalid Samad dan Pakiam berhujjah seperti Abu Lahab kerana mereka tidak puas hati Allah telah lucutkan hak mereka. Mereka rasa mereka masih layak memanggil Allah Allah.

Padahal kita pun tahu apa niat mereka sebenarnya.

Wednesday, January 20, 2010

Bagaimana Katholik Telah Tercabut Haknya Disisi Allah

Allah Turunkan Nabi dan Kitab. Musa a.s. dan Taurat kepada kaum baginda.

Diadakan perjanjian mengesakan Allah, menerima nabi lantikan Allah, mentaati Allah melalui garispanduan kitab. Melafazkan kalimah tauhid.

(Al Qur-an: 2:83) Dan [ingatlah], ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil [yaitu]: Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat baiklah kepada ibu bapak, kaum kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin, serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu, kecuali sebahagian kecil daripada kamu, dan kamu selalu berpaling.

Ummat Nabi Musa a.s. mengingkari perjanjian itu. Hak Allah tidak dilaksanakan. Hak Nabi dimunkiri. Kitab ditulis semula. Yang hartam dihalalkan dan sebaliknya. Ummat Musa a.s. tidak lagi bertuhankan Allah. Kafir. Sesat. Sebahagian besar ummat Nabi Musa a.s. telah mencipta agama baru sendiri yang sesuai dengan nafsu mereka; ikutan yang tidak samawi lagi.

Allah cabut hak ummat itu. Tiada hak walaupun memanggil Allah Allah.

2000 tahun kemudian.

Allah Turunkan Nabi dan Kitab lagi. Nabi Isa a.s. dan Injil. (Qur-an 5: 70) ... Sesungguhnya Kami telah mengambil perjanjian dari Bani Israil, dan telah Kami utus kepada mereka rasul-rasul. Tetapi setiap datang seorang rasul kepada mereka dengan membawa apa yang tidak diingini oleh hawa nafsu mereka, [maka] sebagian dari rasul-rasul itu mereka dustakan dan sebagian yang lain mereka bunuh.... Iaitu .....

Diadakan perjanjian mengesakan Allah lagi sekali. Diminta menerima Nabi Isa a.s. lantikan Allah. Dikehendaki menta'ati Allah melalui garispanduan kitab Injil. Lalu apa yang dilakukan oleh Yahudi dan Nasrani? (Qur-an 5:72) ... Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putera Maryam", padahal Al Masih [sendiri] berkata: "Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu" Sesungguhnya orang yang mempersekutukan [sesuatu dengan] Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun....

Yahudi dan Nasrani mengingkari perjanjian lagi sekali. Hak Allah tidak dilaksanakan. Allah tidak diEsakan malah ditigakan. Hak Nabi dimunkiri. Nabi mereka mereka bunuh. Kitab ditulis semula. Tidak mahu bertuhankan Allah lagi. Durhaka. Sesat. Kafir. Jahiliah.
Anutannya bukan samawi lagi. Kerana tidak berlandaskan keEsaan Allan, agamalangit dan wahyu melalui Nabi pesuruh Allah.
Allah cabut hak ummat itu. Tiada hak walaupun memanggil Allah Allah. Allah wajibkan bagi mereka neraka.

700 tahun kemudian.

Allah Turunkan Nabi dan Kitab lagi. Muhammad s.a.w. dan Al Qur-an-ul Kariim.
Diminta berjanji dengan Dua Kalimah Syahadah.
Yahudi dan Nasrani menolak Qur-an, menolak Muhammad s.a.w. seterus menolak Allah s.w.t.
Yahudi dan Nasrani tetap beriman kepada tuhan tiruan, padri palsu dan kitab ciptaan mereka sendiri.
Anutan Yahudi dan Nasrani bukan samawi. Bukan agama langit, bukan ugama wahyu dan bukan dari bimbingan kitabullah lagi.
Allah telah cabut hak ummat Yahudi dan Nasrani itu. Kerana tidak bertuhankan Allah. Kafir. Sesat. Jahiliah. Perusak di muka bumi. Tiada hak walaupun untuk memanggil Allah Allah.

Bagaimana Yahudi dan Nasrani tempatan bimbingan Pakiam boleh mendakwa ada hak terhadap Allah? Allah itu mereka punya? Allah s.w.t. bukan buatan dari kilang-kilang mereka. Apa hak mereka memanggil Allah s.w.t. Allah? Hanya Islam yang menyempurnakan hak Allah s.w.t.. Maka Allah s.w.t. hanya menyempurnakan hak hambaNya yang mengEsakan Dia dengan panggilan Allah melalui panduan dari Muhammad rahmatul lil alamiin.

Mereka memerangi Allah tuhan kita. Kita perangi mereka sebagaimana mereka memerangi kita. Waqul jaa alhaqqu wazahaqal batilu innal batila kana zahooqan (17:81) ... bermaksud "Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang bathil telah lenyap". Sesungguhnya yang bathil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap."

Tuesday, January 19, 2010

Mencari Jawapan Yang Tiada Di Tempatnya

Kita terbiasa mengikut kebiasaan. Biasa mengakui mempunyai harta. Itu aku punya. Ini aku punya. Aku punya. Kita punya.

Tiba-tiba Pakiam Kristian Katolik sergah kita dengan berkata, "Allah bukan hanya orang Islam punya. Allah juga Yahudi dan Nasrani punya. Allah semua orang punya. Kita sudah masuk perangkap mereka. Kita sudah berpekerti seperti mereka. Kita sudah membuat tuntutan seperti mereka juga. Kita pun melatah. Melenting dengan spanduk dan hujah. Tidak. Allah aku punya.

Silap. Allah ialah nama bagi Zat Yang Maha Esa yang tiada sebanding denganNya sesuatu pun. Nama itu diAnugerahkan sebagai Rahmat oleh Zat laisa kamithlihi syaiun kepada sesiapapun hambaNya yang sanggup (1)beriman dan mengEsakanNya dan (2)beriman dan mererima Muhammad s.a.w. sebagai khatimun ambiyaNya; selepas mana, Redholah Allah kepada hamba tersebut bermanja denganNya dengan memanggilNya Allah. Selain ini Allah tiada sebut sebarang bentuk penerimaan pun.

Yang enggan memenuhi syarat, suka hatilah; hendak tak tahu malu, tak takut atau hendak berkasar terhadap Allah. Sejarah membuktikan berulang-ulang kali, kaum yang berkasar terhadap Allah ini, sering diHukum masih dalam hayat dunia ini lagi.

Yang sebenarnya ... bal lahu ma fis samawti wal ardh (2:116) ... kepunyaan Allah sekelian isi langit dan bumi. Kita ini kepunyaanNya. Semua isi langit dan bumi kepunyaanNya; termasuk Pakiam. Dia Allah bukan barang untuk dipunya-punya oleh selain Allah.

Sekiranya hujjah kita, dalam sekedar melayan tingkah suara dan "fakta ilmiah" mereka, tidak lari dari pegangan yang ini dan pegangan lain sepertinya yang digariskan dalam Qur-an, pasti noor Al Qur-an itu memberi kekuatan kepada hujjah kita dan melemahkan bahkan memadamkan keghairahan mereka. Demikianlah janji Allah dengan firmanNya .... Waqul jaa alhaqqu wazahaqal batilu innal batila kana zahooqan (17:81) ... bermaksud "Dan katakanlah: "Yang benar telah datang dan yang bathil telah lenyap". Sesungguhnya yang bathil itu adalah sesuatu yang pasti lenyap." Hendak percaya atau tidak, akal memimpin.

Semua tahu sesetengah kita mempunyai hujjah tersendiri, yang intelektual, yang rasional yang boleh mematahkan hujjah mereka. Juga sesetengah kita sanggup melakukan syirik dengan berhujjah bagi pihak mereka.

Tetapi ini bukan masaalah akal sahaja. Ini juga merangkumi masaalah noor iman dalam hati. Masaalah hidayah. Masaalah dua Ayat Qur-an yang paling keras suruh dan tegahNya iaitu (99:7) Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarrahpun, niscaya dia akan melihat [balasan] nya. dan (99:8) Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarrahpun, niscaya dia akan melihat [balasan]nya pula. Dan masaalah dosa syirik yang tidak terampunkan.

Hati manusia umpama di antara dua jari Allah kata hadith. Maksudnya kuasa yang sebenarnya berupaya menbolak-balikkan hati manusia seperti Pakiam umpamanya terletak pada Allah. Hujjah berfungsi hanya sebagai asbab, ikhtiar. Yang menyembuhkan penyakit hanya Allah.

Sungguh benar dikatakan setengah rakyat kita ramai yang cerdik pandai. Namun penyelesaian masaalah ini bukan terletak dimahkamah dunia. Mahkamah yang ada tidak tersedia dengan fakulti pengukur keimanan. Mahkamah tersebut tidak mempunyai hati wadah hidayah atau wahyu keagamaan.

Jauh sekali ia masaalah politik.

Saturday, January 16, 2010

Allah, Penyu Dan Melayu 'Confident'

Ini saya salin dari sebuah komen pada gerbang masuk sebuah akuarium bernama DINTURTLE yang baru dibuka di alamat http://dinturtle.blogspot.com/2010/01/isu-allah-borak2-2.html.

Saudara Din membayangkan kemarahannya kerana (borak-borak dalam bahasa penyu) ada orang Islam yang 'kebal', orang Melayu 'confident' yang hatinya "tidak ambil pot" walaupun Allah tuhannya dipermain-mainkan musuh dalam selimut.
-----------------------

"... Macamana nak marah bila dia tak merasa ada sesuatu kepunyaannya yang berharga dipermainkan orang.

Masa saya budak-budak menang main gasing dulu, yang kalah meletak sebiji telur di tanah sambil berkata, "Dal ini kepala bapak engkau .. aku pijak" lalu dipijaknya telur itu.

Saya tak fikir panjang. Saya bagi dia satu pelempang jepun. Jadi hingar satu kampong.

Dihadapkan kepada penghulu.

Dal kenapa kau lempang dia sampai bengkak?

Ada ke kepala bapak saya boleh dipijak macam telur.

Aku bukan pijak kepala bapak kau. Aku pijak telur aku.

Tok. Kalau dia nak bertumbuk cakap nak betumbuk. Kepala bapak jangan buat main.

Dal, dia pijak telur. Minta maaf dengan dia.

Tok, sebelum saya minta maaf, saya nak berkata sesuatu.

Silakan.

Saya letak gasing saya atas tanah. Saya kata, "Tok, ini kepala bapak tok. Saya sepak ke longkang.."

Belum sempat saya sepak, tok penghulu terkam saya.

Saya buka langkah seribu. Sapa nak layan.

Ini baru telur dan gasing sebagai lambang kepala bapa.

Apa lagi Allah Dhul Jalali wal Ikram..."
-----------------

Lalu saudara Dinturtle mengulas komen di atas yang bermaksud orang Islam begini menilai persahabatannya dengan musuh dalam selimut lebih bermakna dan bernilai dari persahabatannya dengan Allah Dhul Jalali wal Ikrom.

Benar sdr Din. Mereka salah letak kasih yang makhluk berbanding kasih yang Qadim. Kasih Qadim Al-Rahman Al Rahim diletak di luar; manakala kasih makhluk ditempatkan di dalam (qalbu). Laailaha-ill-Allah mereka kosong dari nafi dan kosong dari ithbat. Hati mereka, mereka dipenuhkan dengan kasih segala macam kasih hingga tiada ruang untuk kasih bagi Allah tuhannya walau serambut pun.

Lalu apabila Allah tuhannya dihina sedemikian rupa, hati mereka bertambah keras kebal, hati mereka jadi 'confident' itu jalan syurga, tidak mengalirkan air mata setitikpun. Malah mereka 'confident' membela sipenghina laknatullah dan menyerang mereka yang terbakar hati adalah jalan yang benar.

Thursday, January 14, 2010

Pakiam Chin Peng Berjubah

Pengamal Islam, pihak yang dikena, sudah melangkah mahukan kedamaian. Beberapa Ngo Islam berjaga dan membuat rondaan di sekitar gereja-gereja walaupun orang-orang Islam sedang memendam bara dengan sabar akibat pencerobohan Pakiam.

Pengikut Kristian juga sudah menunjukkan mahu kedamaian. Beberapa suara dari pihak mereka membuat gesaan menarik tuntutan gila itu.

Malangnya pihak Catholik Pakiam menunjukkan reaksi samsing hindraf. Kata mereka suara itu tidak mewakili Kristian. Mereka tetap militent. Menuntut yang bukan haknya.

Kalau begitu Pakiam ini saling tak tumpah serupa Chin Peng. Bezanya hanya pada pakaian dan senjata. Namun mereka menimbulkan kerusakan besar yang pasti berakhir dengan kebinasaan tanpa pulih. Chin Peng merusak dari luaran. Pakiam merusak dari dalaman. Chin Peng ahli setan. Pakiam yang mengaku ahli tuhan pun dari kelab yang sama. Namun kedua-keduanya dirasuk setan.

Pakiam juga minal jinnati wannaas. Daripada jenis jin yang manusia. Yang missinya yuwas wisu fi sudur in nas. Menghembus-hembuskan was-was kedalam dada manusia.

Melayu Islam liberal tidak nampak semua ini kerana dada mereka penuh bulu. Melayu Islam liberal menyuarakan lagu senada dengan Pakiam-Chin-Peng-rasukan dan makhluk jadian ini. Mereka melihat dan menilai dengan penglihatan dan nilaian iblis. Bila ditunjukkan kepada mereka Allah sudah berfirman melarang melakukan syirik. Mereka menjawab ustad mereka tidak kata demikian pun, mereka kata boleh. Boleh apa?

Iya. Akal panduan memilih. Bebas memilih atau menolak kalamullah. Kerana akal mereka terhenti di situ. Tak tajam menyorot kewujudannya kepada waktu sebelum-masa atau sesudah-masa.

UstaD mereka membolehkan syirik. UstaZ dari kalangan mereka bukan sedikit yang melarang syirik ... mengatakan menduakan Allah itu syirik .... jika mempersetujui ikhtiar untuk menduakan Allah itu syirik .... jika menolong ikhtiar yang untuk menduakan Allah itu syirik. Mereka tidak sedar perbezaan ustaD dengan ustaZ kerana dada mereka pun sudah berbulu.

Adalah menjadi kepelikan maha dahsyat bila seseorang Islam, bila diajukan bahawa Qur-an sudah menetapkan begini, lalu ia menjawab, orang dulu-dulu tak ada pun berkata begini. Pendirian sekular liberal mereka menganggap Qur-an Allah itu satu thesis yang mesti dihantar kepada makhluk dahulu baru boleh diterima. Mereka sudah jatuh sebelum meleset.

Sebelum orang-orang Islam begini Allah jadikan pun, Allah sudah cabar mereka, bahkan cabaran ini dilontar untuk seluruh makhluk yang terlalu pandai mempersoal, "Dan kalau kamu ada menaruh syak tentang apa yang Kami turunkan (Al-Quran) kepada hamba kami (Muhammad), maka cubalah buat dan datangkanlah satu surah yang sebanding dengan Al-Quran itu dan panggillah orang-orang yang kamu percaya boleh menolong kamu selain dari Allah, jika betul kamu orang-orang yang benar. (2:23)

Monday, January 11, 2010

Ribut Rebutan

Gelaran atau panggilan "Allah" menjadi rebutan.

Pakiam harbours the false notion that the Malays holds a monopoly
On this panggilan for Allah.
The Malay Muslims holds that it is
A panggilan awarded by Allah laisa kamithlihi syai-un
To anyone ... with preconditions atteched.
The Muslims have accepted the conditions and
He is amazed by the callousness of it all that Pakiam would want to grab the panggilan
The title, the call, the designate, this address .....
Without accepting the preconditions and to remain unatteched.

And he prides himself as The Man Of God
Wander which Gog, which Magog.

-----------------------------

Zat yang laisa kamithlihi syai-un.
Yang tidak sebanding denganNya sesuatupun.
Memanggil DiriNya dengan Nama Allah.
Allah yang laisa kamithlihi syai-un
Dia Menyeru Zat DiriNya dengan seruan "Allah"
Allah mengaddress DiriNya Allah.

Begitulah panggilan teruntuk ZatNya
Selama-lamanya..
Dari sebelum-masa, untuk sewaktu-masa hingga sesudah-masa.
"Allah" Nama Allah sepertimana "Muhammad" nama Muhammad.

Demi KasihNya ....
Zat ini Memilihkan Penunjuk Jalan dan Kitab PetunjukNya
Memberi panduan ...

Barang siapa yang tunduk kepada Ku
Yang menerima fasilitaturKu dan panduan-panduanKu
Aku Anugerahkan dia dan Aku Muliakan dia
Dengan mempersilakan dia hadhir ke Majlis ku dan menghadap kepada Ku
Sambil menyeru kepada Aku Allah dengan seruan "Allah" ... "Allah"
Dan pilihlah demi hajatmu, seruan-seruan dari Asma-ul-Husna Ku
Aku Redholah dengan pekertimu itu yang tunduk Islam kepadaKu.

Jika enggan tunduk kepadaKU carilah tuhan selain Aku
Carilah bumi dan langit selain bumi langitKu.

Semua akan balik kepadaKu
Akan hadhir ke MajlisKu
Dan menghadap kepadaKu.

HADHIR!!
MENGADAP!!

Friday, January 8, 2010

The Pattern Is Obvious!!

They have successfully provoked the Malaysian Muslims.

"Allah" as the final extreme form of provocation ...

Like when Charon and soldiers marched into a Palestinian mosque.

The weak loop in the Muslim chain snapped and reacted.

There was FIRE!!!!!!!FIRE!!!!!FIRE.

Their ever ready smear machine now shift into top gear.

The Muslims are to be painted evil, the cause of trouble and must be further prosecuted.

PAS, PKR and DAP will jump into the blame wagon, targeting UMNO and anything Malayus.

They have already started the ball rolling by shoughting, "Najib, you have failed us!"

Thursday, January 7, 2010

Siapa Samawi?

"PAS turut menjelaskan bahawa berdasarkan kaedah Islam, penggunaan nama Allah pada asasnya adalah dibenarkanuntuk digunakan oleh agama Samawi seperti Kristian dan Yahudi."

Itu dahulu. 2000 dan 6000 tahun dahulu. Masihkah Samawi agama Kristian dan Yahudi hari ini?

Kitabnya yang sekarang sahaja boleh dijadikan ukuran. Kitab mereka masih asal? Masih utuh? Tidak dikurang atau ditambah? Tidak diubah?

Hal berkenaan amalan samawi tidak payah kita sentuh dahulu.

Al-Baqara (2:79)
Kecelakaan besar bagi orang-orang yang menulis Kitab Taurat dengan tangan mereka (lalu mengubah Kalam Allah dengan rekaan-rekaan mereka), kemudian mereka berkata: "Ini ialah dari sisi Allah", supaya mereka dengan perbuatan itu dapat membeli keuntungan dunia yang sedikit. Maka kecelakaan besar bagi mereka disebabkan apa yang ditulis oleh tangan mereka dan kecelakaan besar bagi mereka dari apa yang mereka usahakan itu.

1) ".... orang-orang yang menulis Kitab Taurat dengan tangan mereka ...." iaitu mereka (Kristian dan Yahudi) telah memasukkan karangan mereka sendiri ke dalam Kitab Allah. Apa yang mereka tidak suka mereka buang. Apa yang nafsu mereka suka mereka tambahkan ke dalam Kitab Allah. .... kemudian mereka berkata: "Ini ialah dari sisi Allah".

2) ".... supaya mereka dengan perbuatan itu dapat membeli keuntungan dunia yang sedikit ...." umpamanya menghalalkan yang haram seperti arak, judi, riba. Mereka sudah mengubah hukum dan peraturan Allah untuk membolehkan meraih keuntungan dunia.

Dikatakan, kitab mereka ini di samping terdiri daripada beberapa naskhah yang bersalah-salahan antara satu dengan yang lainnya, ia juga terdiri dari dua perkataan tulisan/isian manusia bagi setiap tiga perkataan. Gary Miller (Abd Ahad Omar) berkata jika dikumpulkan perkataan yang benar-benar dari Allah s.a.w. di dalam Bible, ia setakat sebanyak satu column isian surat khabar. Yang selebihnya karangan manusia yang berkepentingan.

Maka itu bukan Kitabullah lagi. Pengamalnya bukan samawi lagi. Pengikut sebegini bukan pengikut Nabi Musa dan Isa a.s. lagi. Kalau ada pengakuan mereka masih samawi pun, itu satu pendustaan.

Kalaupun masih samawi, syari'at agama nabi Musa dan Isa a.s. sudah di ganti dengan syariat Nabi Muhammad s.a.w. Kalau ada sesiapa tidak setuju dengan keputusan Allah s.w.t. demikian, silalah menghadap Allah dengan pasukan lawyer masing-masing.

Kenyataan PAS di atas semata-mata kenyataan politikA.

3) "..... Maka kecelakaan besar bagi mereka disebabkan apa yang ditulis oleh tangan mereka dan kecelakaan besar bagi mereka dari apa yang mereka usahakan itu ......" Tegasnya sama-sama CELAKAlah sesiapa yang menaruh sedikit simpati pun, sedikit cenderung pun, sedikit dalih pun untuk mereka.

Ingat! Kaum inilah yang telah membunuh nabi-nabi mereka kerana nabi-nabi tersebut telah membawa seruan tauhid kepada mereka.

Hari ini dengan menghijack kalimah "Allah" melalui hujjah-hujjah yang mendidihkan darah orang yang beriman, mereka hanya bermaksud untuk memadam tauhid yang bersemadi di dalam dada orang yang lemah. Tiap si lemah wajib dipertahankan.

CELAKA BESARlah mereka yang hendak mengubah, dan yang hendak mensetujui dan menolong usaha mereka mengalih kedudukan "Allah" dari ......

........ Aku tidak mampu di kandung oleh seluruh langit dan bumi, tapi Aku mampu dikandung oleh dada manusia. ........ mafhum hadith shaikhani.

Mudah-mudahan isi dada sekalian orang mukmin diKekalkan dalam Peliharaan Allah.

Sunday, January 3, 2010

LAGI JENIS KHALID SAMAD

Harakah Daily melaporkan seorang ahli atasan PAS, orang Islam, yang memperjuangkan agama Kristian berkata:- (hujjah jurublog DALAM HURUF BESAR )

"Keputusan Mahkamah itu menepati dengan al-Quran, iaitu perkataan Allah bukan milik eksklusif umat Islam sahaja tapi semua manusia patut menyembahnya," jelas beliau selepas menyertai solat Jumaat di Surau Nur Hidayah, di sini.

(DIA LEBIH MENGETAHUI TENTANG AL QUR-AN DARI ALLAH?)

Beliau turut menasihatkan KDN supaya tidak melarang sesuatu yang jelas digalakkan dalam Islam.

(DIA YANG MENGGALAKKAN. ISLAM TIDAK. DIA MENGGALAKKANNYA DEMI KEUNTUNGAN POLITIK. DIA TELAH MENJUAL AGAMANYA DENGAN NILAI SATU UNDI DAN SATU KERUSI.)

"Kalau kita (KDN) nak menghalang keputusan itu, secara tidak langsung seolah-olah menghalang apa yang digalakkan oleh Allah sendiri.

ALLAH MENGGALAKKAN ORANG ISLAM MENTAUHIDKAN TUHANNYA SEBAGAIMANA KAUM KRISTIAN MENTIGAKAN TUHANNYA?

UNTUK PENGETAHUAN PENCERAMAH PAS INI, KALAU BELUM TAHU, AGAMA NABI ISA A.S. IALAH AGAMA BERKENAAN ALLAH.

AGAMA KAUM KRISTIAN IALAH "AGAMA" BERKENAAN ISA AL MASYEKH IBN MARYAM.

NABI ISA MENYEMBAH ALLAH. KAUM KRISTIAN MENYEMBAH ISA. ISA A.S. TIDAK PERNAH MENGAKU DIRINYA TUHAN.)

PENDAKYAH INI BERKATA LAGI:-

"Yang membeza orang Islam dan bukan Islam bukanlah tuhan kita adalah Allah dan tuhan mereka tidak (dipanggil) Allah, tapi yang membezakannya adalah kefahaman tentang ajaran Islam itu sendiri," katanya.

ORANG ISLAM PAS INI MENTARBIAH BAHAWA TUHAN BAGI ORANG ISLAM TIDAK BERBEZA DENGAN TUHAN BAGI ORANG BUKAN ISLAM.

ORANG ISLAM PAS INI SUDAH MENOLAK SURAH AL KAFIROON, BERERTI DIA SUDAH MENOLAK AL QUR-AN, BERERTI IMANNYA SUDAH TANGGAL, TIDAK BERIMAN, BERERTI ISLAMNYA BATAL. TERKELUAR DARI ISLAM.

INI DIA NUKILAN سُوۡرَةُ الکافِرون. YANG DINAFIKAN OLEH PENCERAMAH PAS TERSEBUT.
بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
(109:1) قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ
(109:2) لَا أَعْبُدُ مَا تَعْبُدُونَ
(109:3) وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
(109:4) وَلَا أَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدتُّمْ
(109:5) وَلَا أَنتُمْ عَابِدُونَ مَا أَعْبُدُ
(109:6) لَكُمْ دِينُكُمْ وَلِيَ دِينِ
Terjemahannya:-
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
(1) Katakanlah: "Hai orang-orang yang kafir,
(2) aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
(3) Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah.
(4) Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.
(5) Dan kamu tidak pernah [pula] menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah.
(6) Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku".

Surah Al Kafiroon ini tegas dan jelas menitikberatkan perbezaan Allah bagi muslimin dengan tuhan bagi orang bukan Islam.

Tetapi pemuka PAS ini, dalam syarahan hari Jumaat pula itu, mentarbiahkan tiada perbezaan antara Allah dengan makhluk Allah.

Kalau ini ajaran PAS, orang yang sayangkan Allah dan keimanannya, wajib menolak kumpulan PENYELEWENG itu.

KHALID SAMAD DAN "ALLAH"NYA.

Menghujjah (dalam kurungan dan berhuruf besar) dakwaan Khalid Samad tentang Allah.

PETIKAN DARI POSTINGNYA, "1. Al-Quran sendiri mempunyai banyak ayat-ayat yang menunjukkan bahawa orang bukan Islam, samada golongan musyrikin, Yahudi mahupun Nasrani menggunakan perkataan ‘Allah’ apabila mereka memaksudkan Tuhan semesta alam. ... bla .. bla .. bla ....... seperti “Wa Kaalatil Yahudu Uzair ibnu Llah” yang bermaksud “Dan berkata orang-orang Yahudi Uzair adalah anak Allah”? "

KHALID MERUJUKKAN KITA KEPADA (9:30) SURAH AT TAUBAH IAITU:-
وَقَالَتِ ٱلۡيَهُودُ عُزَيۡرٌ ٱبۡنُ ٱللَّهِ وَقَالَتِ ٱلنَّصَـٰرَى ٱلۡمَسِيحُ ٱبۡنُ ٱللَّهِ‌ۖ ذَٲلِكَ قَوۡلُهُم بِأَفۡوَٲهِهِمۡ‌ۖ َ
BERMAKSUD "Dan orang-orang Yahudi berkata: Uzair ialah anak Allah dan orang-orang Nasrani berkata: Al-Masih ialah anak Allah..."

YANG BERKATA DEMIKIAN IALAH ALLAH. HANYA ALLAH BERKATA "ALLAH" DALAM QALAM QADIMNYA AL QURAN. SEGALA MAKHLUK, YANG KAFIR, YANG BERIMAN BAHKAN RASULULLAH S.A.W. SENDIRI SEKALIPUN TIDAK BOLEH, TIDAK LAYAK, MUSTAHIL BERKATA SESUATU APA PUN DALAM AL QURAN.

DENGAN MENDAKWA ORANG KAFIR PUN BERKATA-KATA DALAM AL QURAN, SDR KHALID SUDAH MELETAKKAN HAMBA SETARAF DENGAN ALLAH, SUDAH MELAKUKAN SYIRIK, KUFUR, INGKAR, MELAWAN ALLAH SAMA SEPERTI KAUM YAHUDI DAN KRISTIAN YANG MENDAKWA UZAIR ANAK ALLAH ATAU ISA IBN MARYAM ANAK ALLAH. SDR KHALID PADA HAKIKATNYA MEMPUNYAI KEIMANAN SEPERTI KAUM YANG MENDAKWA DEMIKIAN SAMBIL BERPURA-PURA MEMBELA ISLAM MELALUI WHATEVER PERJUANGAN SDR KHALID.

CUBA PERHATIKAN SAMBUNGAN AYAT (9:30) DI ATAS:-
ذَٲلِكَ قَوۡلُهُم بِأَفۡوَٲهِهِمۡ‌ۖ يُضَـٰهِـُٔونَ قَوۡلَ ٱلَّذِينَ ڪَفَرُواْ مِن قَبۡلُ‌ۚ قَـٰتَلَهُمُ ٱللَّهُ‌ۚ أَنَّىٰ يُؤۡفَڪُونَ
BERMAKSUD "Demikianlah perkataan mereka dengan mulut mereka sendiri, (iaitu) mereka menyamai perkataan orang-orang kafir dahulu; semoga Allah binasakan mereka. Bagaimanakah mereka boleh berpaling dari kebenaran?"

BOLEH DIAMBIL FAHAM PERKATAAN SDR KHALID MENGENAI ALLAH UNTUK KRISTIAN ATAU YAHUDI ADALAH PERKATAAN YANG KELUAR DAR MULUT SDR KHALID SENDIRI TETAPI DIDAKWAKAN KEPADA ALLAH. KHALID TELAH BERDUSTA TENTANG ALLAH DAN BERDUSTA KEPADA PARA MUKMIN.
PERKATAAN SDR KHALID MENYAMAI PERKATAAN ORANG-ORANG KAFIR DAHULU.

ALLAH SENDIRI MELAKNAT PERBUATAN DAN KAUM PERUSAK SEBIGINI DENGAN FIRMANNYA "qatalahumu Allahu anna yufakoona" BERMAKSUD "Dila’nati Allah-lah mereka; bagaimana mereka sampai berpaling?"

SDR KHALID TELAH MELAYAKKAN DIRI SDR KHALID DAN KUMPULAN MUKMIN YANG SDR WAKILI KEDALAM GOLONGAN JANJI LAKNAT ITU.

WAL IYAZUBILLAH.

Friday, January 1, 2010

PHD Dalam Memperdaya

Baru-baru ini Perlembagaan Negara telah memberi kemenangan kepada musuh Allah. Perlembagaan ini telah dinobatkan oleh kaum sekular sebagai yang terluhur. Sebagai the supreme constitutional law of the land. Lebih supreme dari Perlembagaan Allah. Menggantikan Perlambagaan Allah.

Pendokongnya, kalau Islam telah melakukan dan mengekalkan syirik. (Aku berlepas diri dari mereka.) Maksud "sekular" ialah meninggalkan Allah. Tidak hairanlah bila mahkamah Perlembagaan sekular ini memihak kepada "kaum bapa sekularisme".

Sekarang kaum ini mempunyai senjata tajam untuk menceroboh masuk kedalam dada dan mengubahsuai keimanan kaum yang mentauhidkan Allah s.w.t. Yang Maha Esa.

Melalui jaringan sebaran maklumat mereka, kaum Kristian-Yahudi dokongan Ya'uj wa Ma'juj ini akan memulakan serangan mereka terhadap 'akidah para mu'min dari dalam dada mu'min itu sendiri, sesuatu yang mereka belum pernah mereka dapat sebelum ini. Dada anak kecil peringkat kindergarten pun tidak terlepas dari serangan mereka melalui gambar, lukisan dan nursry rhyme.

Mereka akan menyerang cara ummat Muhammad s.a.w. mentauhidkan Allah s.w.t. Mereka akan menyerang apa sahaja benteng-benteng keimanan dan keEsaan Allah s.w.t.

Bagaimana memerangi mereka?

Siapa yang kuat, hendaklah peranginya dengan tangan.
Tidak kuat dengan tangan, perangi dengan lidah.
Tidak fasikh dengan lidah, perangi dengan hati.

Mudah-mudahan mendapat keredhoan Allah.

Memerangi dengan hati, di dalam hati, dan lalu ke dalam anggota yang diperintah oleh hati ialah benteng terakhir. Apa yang hadhir dalam hati, tiada siapa yang tahu melainkan Allah. Malaikat pun tidak tahu. Benteng terakhir inilah yang dikatakan "aku bersaksi dengan Allah" atau "cukuplah Allah bagi ku". Di sinilah fokus serangan mereka yang baharu "dapat kebenaran menggunakan "allah" itu.

Bagaimana bentuk pertahanan kita di benteng terakhir ini?

Allah Mengajar kita (42:11) "laisa ka mithlihi syai-un" Tiada sesuatupun yang sebanding dengan Nya (ZatNya, sifat-sifatNya dan pentadbiranNya). Dalam lain perkataan, Dia Allah s.w.t. tidak serupa dengan apa-apa sesuatu pun.

Maka jikalau ada orang menggambarkan Allah itu seperti Isa .... dia dusta. Itu bukan Allah. Jikalau ada orang mengaku Allah itu membenarkan dirinya atau anaknya disalib, berdarah, mati, menebus dosa manusia .... dia menceritakan sifat manusia, sifat makhluk. Yang beranak atau diperanakkan itu makhluq (yang kena jadi - yg dijadikan). Yang boleh berdarah, boleh mati atau boleh disalib itu makhluq (sesuatu yang dijadikan - yang bersifat baharu dan berubah). Allah kekal. Qadim. Allah tidak serupa sesuaatu pun.

Ringkasnya selagi tergambar sesuatu dihati, terlintas bentuk, ..... itu makhluq .... itu bukan Allah. Tolak. Nafikan. Jangan ithbatkan. Yang memperakukan Allah itu seperti itu, ini, mengambil ruang tempat atau masa, dia tertipu dan cuba memperdaya. Tinggalkan dia.

Makhluk Allah yang mempunya PHD dalam memperdaya baharu mendapat lesen dari "mahkamah" Ya'juj wa Ma'juj Malaysia. PHDnya memperakukan mahkamah ini yang lebih credible dari Mahkamah Allah.

Wednesday, December 30, 2009

DAP Mengikut Perspektif PAS

Di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan sangat menarik hati. Dan dipersaksikannya kepada tuhannya atas kebenaran isi hatinya, padahal ia adalah penentang yang paling keras. Apabila di balik belakang, ia berurusan di untuk mengadakan kerusakan dan kebinasaan terhadap fitrah semulajadi ciptaan tuhan.

Apabila diperingati supaya takut kepada hukum, bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat kerusakan tambahan.

DAP berkata "Kami percaya kepada kamu PAS." Sebenarnya tidak. DAP bohong. Mereka hendak memperdayakan PAS dan orang-orang yang beriman di kalangan PAS.

Dalam hati mereka (orang-orang DAP) ada penyakit. Hati mereka juga keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal di antara batu-batu itu ada yang terpancar dan mengalir air daripadanya. Ada pula di antaranya yang pecah-pecah terbelah lalu keluar mata air daripadanya. Ada juga batu yang jatuh hati dan patriotik kepada bumi tumpah darah ini. Hati DAP tidak. Tidak patriotik sama sekali.

Sesudah PAS dan pengikut-pengikutnya mengetahui tentang kerasnya hati orang-orang DAP itu maka bolehkah PAS menaruh harapan bahawa mereka akan jujur kepada seruan Islam yang PAS sampaikan itu? Bahkan yang sebaliknya berlaku. PAS tunduk dan bawa hukum tunduk sama.

Apabila mereka (orang-orang DAP) bertemu dengan orang-orang PAS, mereka berkata: "Kami tetap percaya dan bersama mu." Tetapi apabila mereka berjumpa sesama sendiri, mereka berkata: "Patutkah kita ceritakan kepada mereka (orang-orang PAS) apa yang telah diterangkan oleh ahli fikir kita (di dalam kitab PAP) mengenai agenda kita?Tidakkah kita berakal?"

Angkuh. Berani mereka berkata demikian. Padahal sebahagian orang PAS tahu. Kebanyakan orang Melayu di luar PAS tahu. Cabang-cabang penguatkuasaan hukum mengetahui apa yang mereka rahsiakan dan apa yang mereka lahirkan.

Apabila dikatakan kepada mereka: "Ta'atlah dan patuhlah kamu kepada Raja dan Perlembagaan".
Mereka menjawab: "Kami hanya taat dan patuh kepada apa yang telah ditnggalkan kepada kami (oleh PAP)".
Dan mereka ingkari apa-apa perundangan lain.

Demi sesungguhnya para patriotik negara akan dapati DAP itu setamak-tamak manusia kepada hidup, melebihi halobanya orang-orang yang takut mati untuk negara. Tiap-tiap seorang dari mereka suka kiranya dia boleh hidup seribu tahun; padahal gandaan seribu tahun itu pun tidak pernah akan cukup bagi setiap mereka yang tidak patriotik, yang tamak haloba itu. Jika menjadi musuh negaranya sendiri, tiada perlindungan untuknya di kala kecamuk huru-hara. Gelagat DAP menghancurkan kedamaian.

Apabila datang seorang pemimpin (Melayu PAS dan Melayu UMNO) yang libral terhadap mereka, mereka mengamalkan sihir mereka yang menyebabkan rakyat mengkufuri nikmat. DAP, dengan dibantu oleh PKR, mengajarkan PAS ilmu sihir tersebut hingga menyebabkan Melayu bermusuhan dengan Melayu, sesama Islam tetapi imam, masjid dan kubur lain lain.

DAP dan juga kuncu-kuncunya, amat tidak suka kiranya diturunkan kepada Melayu sedikit dari sekian banyak kebaikan. Banyak di antara kalangan ini suka kalaulah kiranya mereka dapat mengembalikan tanah tumpah darah ini menjadi papa seperti zaman penjajahan kerana dengki yang timbul dari diri mereka sendiri.

Mereka berkata, "Selain kami, tidak PAS, tidak Melayu, tiada siapa yang mempunyai kebolehan seperti kami. Maka kami tidak ingin menjadi pengikut"
Dan mereka juga berkata, "Mengapa bumi ini tidak langsung mengangkat kami sebagai raja dan ketua?" Orang-orang mereka yang sebelum mereka pun telah mengatakan seperti ucapan mereka itu. Hati mereka serupa. Tersumbat. Dengki. Fitnah.
Orang-orang DAP tidak akan senang kepada Bangsa Melayu sehingga bangsa itu mengikuti cara mereka.
PAS patut katakan, "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk yang benar. Patutkah kita mengambil petunjuk dari si buta?"

Dan sesungguhnya jika PAS mengikuti kemauan DAP setelah pengetahuan datang kepada mereka, maka tiada lagi pelindung dan penolong baginya. Melainkan diperalatkannyalah.

Friday, December 25, 2009

Are We To Allow Our Dream Replaced By Nightmare?

The grievance against the chauvanistic, kiasu, extremist, anti-Malay DAP appears to be the issue that it, like the CPM, is lauincing a strugle against the Malaysian Morarchy, the Malay citizenries and the Government.

How do this subversive DAP survive?

It takes its que from RPK, a Ketuanan Melayu has been who now is pining over his lost treasures as a skinned sour-grape-fox would. DAP survives on chaos; by breeding discontent, by being seditious,by stoking fear and distrust, by disinformation programmes, by encouraging uncertainties, by playing up sensitive issues, by instigating one against another, by showing and acting contemptuously against the Monarchy, the Malays, Islam and the Constitution. It is taking advantage of the perceived liberals mode of the Government.

It seems that the Government is at a loss as to how to contain this national manace. So far DAP have carried out their provocative social-disruption programmes and its war of attrition just at the outskirt "borders of the law" and they managed to outmanoeuvre the security aparatus of the land. Malaysians are very much alarmed by this developement. This further encouraged them.

Possibly their foreign strategists and hoardes of advisor-lawyers are much responsible for this. This rogue legalised communist entity so succesfully mobilised the public openion to bedevil all enforcement arms of the security forces, especially the ISA, PDRM and Anti Corruption Agency that they seem hasitant and ineffective in the discharge of their duties. They employ all underhanded tactics, from bending the law to dwelling on outright lies.

This rogue splinter body of PAP has to go. And soon. It's either it or Malaysia.

Malaysia is now splintered. The UMNO Malays are split. The MCA Chinese are split. The MIC Indians are split and impotent. The Gerakan is split and impotent. Western and Eastern Malaysians are split. Splintered ready to go. Everybody is fighting everybody. The Malays are fighting the Chinese are fighting the Indians are fighting themselves are fighting the Malays, all in a tight vicious circle. They are made to split, fuled by DAP-propagated-hatred along racial, religeous, community starata and political rifts, imagined or real.

Is the Malaysian Dream ready to go; readying itself to be replaced by this leprerous DAP cancer? Is Malaysian democracy readying itself to be replaced by DAP's Malaysian Socialist Republic? Is beautiful peaceful Malaysia ready to be replaced by anarchic Malaysia? Are we ready to be let loose tied to a stump by a very short leash in a desert?

We say no. DAP must go. It might takes time or otherwise through due process or upheavels. But defenitely peace and security of land and populace must be upheld. The law is there to protect. The arm of this law is there to act. Why wait till the cancer is malignant. Provisions must be doubled for the Malaysian Dream to be realised.

Thursday, December 24, 2009

Faith:Iman

فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
When thou dost read the Qur'an, seek Allah's protection from Satan the rejected one. (16:98)
Oleh itu, apabila engkau membaca Al-Quran, maka hendaklah engkau (terlebih dahulu) memohon perlindungan kepada Allah dari hasutan Syaitan yang kena rejam. (16:98)

------------------------------

إِنَّ اللَّه عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Certainly; Allah hath power over all things. (2:20)
Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu. (2:20)
----------

Not all ... tidak semua .....
But certain somethings are impossible of Him or be Him.
Tetapi ada sesuatu yang mustahil bagiNya.

Wednesday, December 23, 2009

That Which Clutters The Mind

Credits must be given where it is due. Hence disrepute too has to be accorded when earned.

Dato' Anuar may be a good finance minister or thinker. And was acclaimed as such. But his principle was not sound and its application was faulty.
Tun Mahathir may be an untrained minister of finance or thinker and never was awarded such eulogy. But his principle was soberly logical and its application sharp and wholesome.
The bottom line was, the best of Dato' Anuar simply do not measure up to the worst of Tun Mahathir. No. Not even up to Tun Mahathir's knee.

People have been made agitated to, to so much of the evil and disrepute of BN. At the same time, nobody can deny the contribution made by BN in bringing up Malaysia from a scrawny skinny girl to a beautiful voluptious virgin that she is now.
People have also been preached to, to the virtues of PR. At the same time nobody can deny that up to now, people are still waiting for meaningful contributions made by PR to this beautiful Malaysia.
All in all, "virtuous" PR still can't measure up to "evil" BN. Not even up to BN's ankle.

PAS have rejected even to share the same tea-table with UMNO, saying that UMNO is unislamic. But PAS qualifying the DAP as (Qur-an 9:28) - "innama almushrikoona najasun" that the DAP are najis, bedded with them. UMNO could easily claim that PAS does not act what its preaches. PAS chose to conveniently let its followers left in blissful confusion.

Great expectations are piled up upon the PM's shoulders. He has to make good the damages done by the last PM. What happened to the Wawasan 2020? Is he dismantling his late father's legacy. It seems that "rakyat didahulukan" means those who demand are prefered; and those who pleaded are withdrawn or rejected. When "pencapaian didahulukan" means meritrocracy, with how much sly will he impliment or manipulate.

When transparency seems the order of the day, 1Malaysia needs a lot of convincing. Yes. Do help clear up that which clutters the minds of the subjects.

Monday, December 21, 2009

Nikmat Yang Bala.

Selepas terlepas dari bala 16 Sept.
Cuba kita baca kejadian 14 Disember itu begini.

Ini natijah. Bala besar menghampiri negara. Lalu Allah mengilhamkan 48% dari satu pihak manakala 78% dari pihak yang satu lagi hadhir. Pihak yang tertidur terkejut menggeletar. Pihak pemburu menepuk peha, "Alamaaak. Sikiiiit lagi dapat."

Apa balanya? Akhlak kepemimpinan sekarang - dari kedua-dua pihak - itu balak besar. Mereka terus bermain-main sampai akhir zaman. Berbagai gangguan bermaharaja lela. Tenaga terburai akibat bercakaran didalam dan di luar rumah. "Program untuk rakyat" setakat melepaskan batuk di tangga. Kekuatan dipamir hanya rupa. Sebenarnya rumah reput dimakan anai-anai.

Kalaulah pembangkang berjaya pada 14 Dis itu, bayangkan drama yang terlakunkan selepasnya? Penonton pun ikut masuk berlakun sekali. Kalau di padang bola, penonton turun padang namanya. Tapi bukan bermain tendang bola. Peluang keemasan. Mereka tendang pengadil dan pemain.

Maka runtuhlah rumah yang dimakan anai-anai itu.

Siapa anai-anai?

DAP. Bekerja keras dibawah tanah. Dalam gelap. Tidak nampak kecuali dengan lampu suluh. Jenis lampu suluh yang dikurnia Allah dalam dada. PAS mempunyai lampu ini?

Melayu PKR?

Seluruh PKR adalah anai-anai jadian.

Baca doa ini. Kita bermohon kepada Allah.

Allahhumma, dengan NamaMU, demi kekuasaanMu, lindungi bangsa ku dari serangga perusak dimaksud dan penggeraknya.
Allahumma Anta Robbi, lailahailla Anta, dengan NamaMu, demi kemiliaanMu hantarkan tenteraMu dan perbuatlah sekehendakMu terhadap musuh agamaMu.
Allahumma Anta Robbi, dengan Nama Mu, demi cahaya Wajah Mu, ikatkan bangsa kami dalam ikatan kukuh dari sisi Mu. Kurniailah kami nikmat dengan kasih akan watan dan agama kami. Dan berkatilah kami padanya.
Selawat dan salam untuk Muhammad s.a.w. serta ahlul bait dan para sahabat sekelian. Amien.

Saturday, December 19, 2009

Khabarnya ... Apa Khabar Melayu Tidur

Khabarnya DAP telah mengatur langkah untuk mengekalkan 70% kaum Cina mengundi mereka.

Khabarnya mereka juga telah menyusun strategi untuk 40% kaum Melayu mengundi PAS dan PKR.

Khabarnya mereka sudah berkira-kira melalui perangkaan ini DAP akan dapat merampas Malaysia untuk tuannya di seberang tambak yang tuannya di benua Amerika yang tuannya di Tanah Suci Timur Tengah.

Soalan satu: Kalau itu terjadi, kiranya apa nasib Melayu dan Tanah Tumpah Darahnya?
Soalan kedua: Apa akan terjadi kalau Melayu bersatu?

Friday, December 18, 2009

Selected Short Light Paragraphs From The In-Box

1) A few made this observation:-
Personally, I still have a bit more sokongan toward Najib, say 5%? He is the play safe c****m guy (sorry Pahang people). Remember the KuLi vs Mahathir era? Was told that his last minute swing (people already mengadap Sultan Kelantan that Ku Li was to be the next PM) saved Tun M.

2) 2 or 3 believe this:-
I would prefer Muhyiddin to take over, but time is too short for next PRU to do anything drastic. BN may still lose on the next PRU. And the way Najib is handling things, he will just turn away many Malay voters. Half of MCA/Gerakan will still quietly gang up together with their other chinese counterparts in DAP & PKR.

3) One voice is so sure of this:-
UMNO will lose (the only Malay party which in turning chinese under Najib). PAS's joy will be shortlived before they were dumped out very soon after PRU (i.e. making it not in the mainstream of country management - they'll be made busy wilh religous portfolio & kebajikan masyarakat). Melayu will soon realise that they have no longer a strong party with the death of UMNO. It will take a bit of time for PAS to get together with the three-quarter dead UMNO (if not a ghost party by then) to relive Semenanjung Tanah Melayu again. Otherwise, it will become Malaysian Malaysia like Singapore.

Next, either you'll become a Melayu totok or just subscribe to Malaysian Malaysia. If there isn't anything significant happenning before Tun M leaves us, then ... I'm sorry... sorry... Maybe RAHMAN theory will come afterall.

It is time for the Malays in Bebas/UMNO/PAS/PKR to get together. If at all necessary for Semenanjung Tanah Melayu to become a Malay country again, why not?

3a) When somebody seriously sugested that he fields himself as an independent, he said he will take the rostrum to deliver this:-

Independent? he..he..he.. I was offered to take over the post of tok garu .... in Kota Bharu, ..... bertalu-talu, ..... sampai lidah kelu, ..... bibir naik biru. Nantilah, kena fikir dulu .... dgn tok penghulu, .... tak boleh melulu ..... nanti haru-biru. ..... Susah nanti nak sapu........

4) One cinapek analyst stopped him short: -

Aiiyyaah, this Nazli cud be part of the gland agenda. Tintu ths gland agenda objective mau kasi oblitelate UMNO and olang Melayu took the blunt in the plocess. Seems issues have been blought up systematically, one by one started by DAP, and the so-called libelalised minded people, followed by BN's component members and now Nazli gang (Zahid Hamidi, KJ and how many more?). UMNO seems to be alone now with a few of their die-hard supporters.

See.. it isn't just DAP now. Not just Anwal Iblahim of PKR. Gerakan & MCA seems to have joint the forces. Now, people within UMNO itself started to bark. Also curious whether Najib is playing wayang in Nazri's mulut celupar. Timid person like Najib (the play safe d***x guy) can easily succumb to thleats. After happy birthday in JMD's blog, Rosmah is off to oversea for a 600K shopping spree? (See Susan loone's blog)

I think the two celebrity gleatest loser would be Najib & Anwar Ibrlahim. The fate of the "Malay" people will just hang dihujung tanduk.

UMNO? Najib forgot he got another hat to wear, the UMNO's hat which has Keris displayed. Najib keep wearing 1-Malaysia hat all the time, senget with limau Mandarin image and all. UMNO is for Malay, so vely lacist. MCA for Chinese not lacist. Gelakan and DAP for Chinese.Not lacist. MIC and Hindlaf for Indians. Not lacist. Thlow in KJ, Nazli, Zahid Hamidi too in UMNO. So?

5) One last quite voice whispered:-

MCA? The long unsolved huha cud very well be part of the agenda too, to look innocent, to cover the PFKZ scandal. Where is timid Najib as BN tai kor? not a decisive word? d**** again?

MIC? Tai Kor is keeping quiet. Tai Kor is not letting go. The image potrayed is, without Tai Kor, MIC will be like a baby without mother.

So that's the 3 big guns in BN.

Oh! forgot about PAS. Take beers! Hallelujjah! They are too drunk to discuss anything with.

The Malays must work for the the unity between UMNO & PAS, the very least.

Thursday, December 17, 2009

Benar Tun! Kita Sudah Tukar.

Tun Mahathir tulis "KITA SUDAH TUKAR". Mesti baca.

Kita sudah tukar. Menyebelahi penindas no 1 dunia menindas si lemah. Menyebelahi Ya'juj Ma'juj keturunan Amerika menindas sesiapa sahaja yang tidak sealiran dengan mereka.

Kita sudah tukar. Kita kata rakyat didahulukan. Kita raikan sambutan 90 tahun rakyat kita. Betul. Rakyat ini didahulukan. Yang ditinggalkan lagi ramai.

Ada hadith Bukhari memberi amaran keadaan kita masa hadapan. Selepas baginda akan terdapat banyak ketamakan dan kebakhilan. Banyak perkara yang ummat / rakyat tidak persetujui.
Bertanya, "Dalam kedaan seperti itu, apa mesti kita lakukan Ya Rasulullah s.a.w.?" Jawab Rasulullah s.a.w., "Tunaikan haknya (iaitu pemimpin itu) dan pinta hakmu dari Allah."
Ertinya kita diperintah bersabar.

Tapi kita benar-benar sudah tukar. Kita menuntut apa kita boleh dapat dari negara. Rakyat ini kita dahulukan. Kita dituntut kita mesti korban semua demi negara. Rakyat ini dikemudiankan. Tahan? Sabar? UMNO kita sudah tukar. PAS kita sudah tukar. DAP kita tidak tukar. Pinta hak kita dari Allah. Kalau tahu.

"Bila kuasa itu berdiri di atas dasar-dasar faasik dan ketidak-tuhanan, dan bila ia diapplikasi berhubungan dengan kemanusiaan, bukan ia digunakan untuk menghukum si penindas, tetapi ia digunakan untuk menindas. ....... Mereka yang menguasai dunia, mereka yang mempunyai kuasa di dalam tangan, menggunakannya untuk menindas. Mereka yang lemah, tekanan adalah bahagiannya. Si lemah dijatuhi hukum, terima atau tidak. Para penindas teruntuk baginya pembelaan. Dunia order ya'juj dan ma'juj." Kita jauh dari itu. Tapi kita sudah tukar.

Pinta hak kita dari Allah. Kalau sabar. Tapi kita sudah tukar.


Baca juga: http://antihipokrit.blogspot.com/2009/12/teguran-untuk-pentadbiran-ds-najib.html


Negara Ku Tanah Tumpahnya Darah Ku.

Tuesday, December 15, 2009

The Foot That Kicks Up The Dust

I received several emails. Read.

But what exactly behind this Malay vs Malay war? BTN war? Whose hands at work here?

See the trend? Social contract..hak org Melayu.. who kicks up the dust? Who then apologised through the so call liberalisation policies? No less than No. 1 man of the country. Who lost whatever they had before? The Malays. Yes. The no1man is also losing the small pasar malam Malays while not regaining much the big taiko nons.

Ketuanan Melayu? Who made it up? Was it there before? Who started it? Who got the bashing? UMNO? The only political party for the Malays, which crawl to work for/with MCA/MIC etc. What did umno get for it? It got labelled racist. Who eventually at the losing end? The Malays again. The small pisang goreng selling Malays feel terribally let down. Because not of their doing, these small, lazy, tidakapa Malays are now labelled "The Ugly Melayu" by big high-flying Malayus. Try reading the Rantings of MM.

Agama rasmi. This is the kacang putih easy one. PAS, the only ultra Malay hiding behind religion just fell the feet of chingkies. One stroke, they all take beers, mabuk and lost bearing. Depan belakang semua taruk! Who will defend the Agama rasmi then? Of course, the weak apologetic UMNO. Again, which race associated with Islam? The Melayu again. So now. To whom the small, loss, weak, lazy, useless and miskin Melayus look up to? Lembik UMNO man or sap sap soi kacang putih PAS? Rear Admiral?

They even take pot shots and engage trial skirmishes on the Rulers. Today is the EGM of Bar Council. Wonder what the agenda is. Change the Constitutions?

Kenapa diam?
http://rmf7.wordpress.com/2009/12/10/ketuanan-melayu-dipersoalkan-umno-kenapa-diam/

Tunduk lagi?
http://ohpolitik.blogspot.com/2009/11/melayu-tunduk-lagi.html

Kemana Arah Org Melayu?
http://arahkita.blogspot.com/2009/12/umno-memang-parti-rasis-bukan.html

Ini pemimpin UMNO yg nak diharapkan?
http://antihipokrit.blogspot.com/2009/12/adakah-menteri-kdn-buat-pekak-dan-buta.html
http://the-antigonist.blogspot.com/2009/12/yab-dato-seri-najib-inilah-luahan-hati.html

Yesterday they drummed up the hak-hak org Melayu - They won much already with Najib's policies. On-going still, the Ketuanan Melayu - who ever made this up and started it, I wonder. Definitely not org Melayu. Consider about to go - The respect toward the official religion. Latest isu they drummed up - BTN. Remember, PDRM? SPRM? and a few more back then? Satu Sekolah?

Time for Ugly Melayus to know that "Ketuanan Melayu" is nothing but an agenda hatched by DAP and its sidekicks untuk menakluk negara ini tanpa senjata.

Time also to musyahadah Rhino Rin's Munajjat Tawajjuh:

By your Name O Allah, please accord divine assistance to the meek.
By your Name O Allah, please cloud up the ways of DAP the gog and magog of my country.
By your name O Allah, please plug up the conduits of DAP the gog and magog of this land.
By the Name of Allah the god of all Messiahs and Prophets may your deceptions falls on you yourself O DAP the gog and magog of this nation.
By the sovereignty of your most Excelent Names O Allah may DAP the gog and magog of this soil be crippled, disabled or paralyzed.
By the Greatest of Your Names, please stop this DAP, this scourge, these sons of gog and magog.
Amein.

-----------------

Dengan nama Allah (Ba Mim Alif) ... dipohonkan bantuan bagi kaum yang (mengaku) kelemahan diri.
Dengan nama Allah (Ba Mim Alif) ... gelap seluruh sudut mu hai DAP Juj Ma'juj Malaysia.
Dengan nama Allah (Ba Mim Alif) ... tersumbat seluruh rongga mu hai DAP Juj Ma'juj Malaysia.
Dengan Nama Tuhan bagi sekelian Nabi dan Rasul a.s.w.s.; perdaya dirimu hai DAP Juj Ma'juj Malaysia.
Demi keagungan Asma-u-lhusna Mu, Engkau lumpuhkanlah DAP Juj Ma'juj Malaysia.
Dengan haq Ismul 'Adzam Semuga Allah sekat segala jalan DAP Juj Ma'juj Malaysia.

Monday, December 14, 2009

Ya'juj wa Ma'juj 3: Sifat-sifat

Qornain diperintahkan membina tembok bagi membendung kefasaadan dan kezaliman ya'juj dan ma'juj dari merebak dan merusak menjangkiti seluruh alam.

Kemudian tembok tersebut meruntuh lalu mulalah ya'juj dan kaumnya ma'juj ini terlepas.

Kemudian kita biberitahu melalui Hadith Qudsi Sahih Muslim bahawa Allah telah jadikan sejenis makhluq yang tidak terkalahkan oleh sesiapa pun (kecuali Dia). Maka bila ya'juj dan ma'juj dilepaskan mereka akan mempunyai kuasa seperti Qornain. Mereka akan menguasai dunia dengan kuasa yang tidak tertahankan. Bila mereka menguasai dunia, mereka juga menguasai penguasa-penguasa dunia. Mereka menjadi penguasa dan merintah si pemerintah dunia.

Namun begitu, kuasa ini berdiri di atas asas-asas kefasikan - godlessness - atau ketidak-tuhanan. Ingat? Allah dalam KitabNya (18:94) berfirman bahawa ya'juj dan ma'juj sungguh akan melakukan fasaad merusak, menindas dan menzalimi. Kuasa yang didirikan diatas asas-asas ketidak-tuhanan akan bertindak menindas, menzalimi dan merusak. Iaitu lawan kepada kuasa-kuasa yang didirikan di atas asas-asas iman dan ketuhanan seperti yang dipinjamkan kepada para nabi, Qornain dan solihin.

Begitulah. Bilamana ya'juj dan ma'juj dilepaskan, kuasa berdiri di atas landas-landas faasik dan faasad. Kuasa ini mempunyai khasiat mengkorup apa sahaja yang disentuh. Seolah-olah kuasa ini tidak akan berhenti sehingga kefasikan, kefasaadan dan ketidak-tuhanan ini menyeluruh. Globalised. Menjadi satu tamadun? Yang berpaksikan satu kuasa dunia? Kuasa kefasikan dan kefasaadan.

Sekiranya dunia ini menerima Muhammad s.a.w.; kuasa dipengaruhi oleh asas yang berlandaskan keimanan dan ketuhanan. Sekiranya dunia menolak Muhammad s.a.w.; kuasa akan terpengaruh oleh dasar ketidak-tuhanan, kefaasikan - godlessness.

Sedikit sebanyak, ya'juj dan ma'jujnya sudah dicam. Walaupun belum dikenal pasti. Tetapi adalah pasti bahawa Eropahlah yang bertanggungjawab membawa masuk Yahudi ketanah suci. Tetapi Eropah itu adalah Eropah tamadun ya'juj dan ma'juj. Yang menjangkitkan kuasa-yang-berlandaskan-ketidak-tuhanan ke mana sahaja.

Tiada siapa mampu mengalahkan kuasa itu, tamadun itu. Arnold Toynbe, didalam "Civilisation Of Trial"nya menyimpulkan bahawa tamadun barat ini akan kekal di mana ia bertapak. Melenyapkan kesemua tamadun-tamadun sebelumnya termasuk tamadun Islam. Tiada tamadun yuang mampu menggantinya sebagai penguasa dunia. Lima enam puluh tahun kemudian Francis Fukoyama dalam "The End Of History"nya pun berkata demikian. Munkin mereka nampak akan tamadun ya'juj dan ma'juj. Tidak boleh dibinasakan.

Tamadun ya'juj dan ma'juj ini sentiasa mengembang. Membiak dan membentuk salinan karbon di mana ia bertapak. Tidak mustahil terbentuk ya'juj dan ma'juj Inggeris, Amerika, Australia. Ada ya'juj dan ma'juj Arab, Kuwait, Saudi, Mesir. Juga ya'juj dan ma'juj Asia, Jepun, Taiwan, India, Pakistan,Singapura, Malaysia. Di merata dunia, kuasa berada di dalam tangan keturunan ya'juj dan ma'juj. Dimana sahaja ada kuasa cuba bertapak dalam tangan yang beramal solih dan beriman pasti akan dibinasakan. Kuasa yang cuba berdiri atas dasar ketuhanan tidak akan mereka biarkan. Tiada siapa, individu atau negara, dibiarkan, dibenarkan berdiri atas iman ketuhanan. Semua terlarang dan terkekang jika berdiri di atas amal salih dan iman lalu hendak memegang kuasa di dunia. Bila ya'juj dan ma'juj dilepaskan semua ini tersapu bersih.

Maka terlaranglah terdirinya sebuah negara Islam (apa negara pun) jika berteraskan perlembagaan tuhan tanpa kebenaran ya'juj dan ma'juj. Maka benarlah Muhammad s.a.w. bila berkata bahawa Islam itu asalnya Ghorib (asing) dan akhirnya ghorib juga. Tiada siapa dibenarkan mendirikan negara Islam. Mesti dengan kebenaran Karpal Singh. Mesti dihapuskan. Tanya PAS? Di pinggiran boleh. Di pusat jangan. Islam akan hanya dapat layanan selagi tidak mengancam pusat dunia mereka ya'juj dan ma'juj. Tidak dapat bertahan.

Yang dapat berkubu hanya mereka yang bertahan dari terserap kedalam masyarakat global kepunyaan ya'juj dan ma'juj. Dia pasti mampu bertahan sekiranya mengikuti Muhammad s.a.w. Sungguh maha bijaksana Allah s.w.t. Dunia akan berakhir dengan drama maha gamat begini. Sungguh maha bijaksana Allah s.w.t. Dunia akan berakhir dengan keadilan sedemikian. Hanya mereka yang menselusuri jalan Haq akan terselamat dari keributan badai ya'juj dan ma'juj.

Bila kuasa itu berdiri di atas dasar-dasar faasik dan ketidak-tuhanan, dan bila ia diapplikasi berhubungan dengan kemanusiaan, bukan ia digunakan untuk menghukum si penindas, tetapi ia digunakan untuk menindas. Sebelum Surat al-Kahf, pentas dunia sungguh pelik. Selepasnya, secalit cahaya mula menerjah masuk. Mereka yang menguasai dunia, mereka yang mempunyai kuasa di dalam tangan, menggunakannya untuk menindas. Mereka yang lemah, tekanan adalah bahagiannya. Si lemah dijatuhi hukum, terima atau tidak. Para penindas teruntuk baginya pembelaan. Dalam tamadun ya'juj dan ma'juj.

Saturday, December 12, 2009

Juj wa Ma'juj Lagi.

(Sambungan posting lalu)

Siapa mereka ini? Siapa mereka ini, yang dari dalam kalangannya kita hendak mengenal Juj wal Ma'juj? Sebelum Muhammad s.a.w. pernahkah Eropah mengalami zaman tamadun? SebelumMuhammad s.a.w. pernahkah Eropah menunjukkan apa-apa minat pun terhadap tanah suci Pelastin? Hanya selepas Muhammad s.a.w. Eropah menjadi barlainan sekali.

Eropah menjadi Kristian. Perang salib dilancarkan. Kristian lain tiada minat sebegini. Tiada kristian lain mempunyai dendam sebegini. Hanya Eropah. Jadinya perang salib ini bukanlah fenomena kristian semata-mata. Hakikatnya ia adalah fenomena Eropah bersalut dengan balutan kristian.

Sesuatu keanihan telah berlaku di Eropah. Ada orang Eropah menjadi Yahudi. Lalu Yahudi jadian ini menunjukkan minat dan dendam terhadap tanah suci. Merekalah yang mengasaskan pergerakan Zionis. Mission pergerakan Zionis ini adalah membawa Yahudi merampas tanah suci. Yang anehnya ialah hanya Yahudi inilah yang berbuat demikian. Yahudi lain bukan sebahagian pergerakan ini. Yahudi lain tidak hendak menjadi sebahagian dari perjuangan merampas tanah suci itu. Mereka percaya ini akan berlaku bila Al Maseikh turun. Tetapi Yahudi Eropah ini tidak mahu menanti kedatangan Al Maseikh. Mereka hendak melakukannya sendiri. Segera.

Pada dasarnya pergerakan Zionis tidaklah berapa sangat sebagai pergerakan Yahudi malahan lebih kepada pergerakan Eropah. Berlakulah juga beberapa waktu dimana Eropah mencairkan / meninggalkan anutan kristianisme dan judaisme mereka lalu merangkul amalan sekularisme. Sekularisme bermaksud meninggalkan agama. Jadilah ugama kristian atau judaisme hanya terbatas antara dinding-dinding gereja atau synagogue. Agama bukan untuk ekonomi. Agama bukan untuk politik. Agama hanya untuk gereja.

Apabila Eropah menjadi sekular, iaitu tidak bertuhan, Eropah ini menunjukkan obsesi pelik terhadap tanah suci. Britain dalam tahun 1917 komit dalam pembentukan negara Yahudi di tanah suci. Dalam tahun 1919 tentera British mengalahkan tentera Turki dan merampas tanah suci. Eropah membuka pintu untuk Yahudi. Eropah menguasai tanah suci. Terlepaslah tanah suci dari tangan Kekhalifahan Islam Othmaniah. Kuasa kekhalifahan Islam telah pupus.

Negara "pretender" Israel lahir dalam tahun 1948. Eropah bidannya. Maka nyatalah Juj wal Ma'juj terlepas dari Eropah. Eropah mana? Timur? Barat? Kita tilek lagi.

Apabila Juj wal Ma'juj dilepaskan, dunia merasai atau mengalami satu kuasa yang tidak terkalahkan. Tentera Islam yang pernah mengalahkan dua kuasa dunia ketika itu, iaitu Parsi dan Byzantine, tersekat di laluan antara dua banjaran gunung di pergunungan Caucasus. Di sini, serangan tentera Islam telah dipatahkan. Terhenti. Dikalahkan oleh satu kuasa kekuatan yang tidak terkalahkan. Siapa mereka yang mengalahkan tentera Islam itu? Mereka ialah kaum yang menduduki kawasan dimana Qornain mendirikan tembok dahulu. Satu kaum yang sekarang dikenali Khazar. Kaum inilah yang menunjukkan kekuatan yang tidak terkalahkan.

Maka, apabila Juj wal Ma'juj dilepaskan, tidak ia dilepaskan di barat Eropah. Mereka dilepaskan di Eropah timur. Inilah kaumnya / orangnya yang menjelma menjadi Yahudi. Kaum yang ke13. Yahudi Eropah datangnya dari Kaum Khazar. (cuba Google The Thirteenth Tribe). Lalu dapatlah dikenalpasti lokasi manifestasi kemunculan Juj wal Ma'juj. Ia bukan dari keseluruhan Eropah. Ia di bahagian Yahudi Eropah.

Saturday, December 5, 2009

Ya'juj Wal Ma'juj

Lapan buah hadith Sahih Bukhari meriwayatkan hal yang menyentuh dan bersangkutan dengan Juj wa Ma'juj. Mafhumnya: bahawa Rasulullah s.a.w. dalam tidur baginda (di rumah ummul mu'minin Zainab r.a.) diperlihatkan sesuatu melalui mimpi. Baginda cemas. Bangun. Wajahnya merona meremang merah. Lalu bersabda, "weillul lil 'arab .. Celakalah (habislah) orang-orang Arab.. min sharrin khalliq tarobah .. kerana kejahatan besar yang akan datang menimpa mereka."

Kemudian baginda mengangkat tangan baginda begini (mengisyarat bentuk lubang dengan jari-jari baginda) .. "Hari ini tembok itu sudah bocor."

Tembok mana? Yang dibina oleh Qornain. Mulai saat itu ya'juj wal ma'juj mula terlepas dari kurungan. Allah telah mewujudkan lubang pada tembok tersebut. Hanya Allah berkuasa berbuat demikian. Ketika siap membina tembok itu dahulu Qornain berkata, "fa ithaja wa'adu robbi jaala ...."... bila sampai janji Allah, Allah akan robohkan tembok ini ..."

Bila berlakunya kejadian ini? Di zaman Madinah. Selepas bertukarnya qiblat. Waktu inilah tembok tersebut mula tembus. Juj wal Ma'juj mulai dilepaskan di zaman Muhammad Rasulullah s.a.w.

Adakah JwM dilepaskan serentak? Tidak. Al Qur-an memberi tahu di Surah AlKahf yang mereka ini akan dilepaskan gelombang demi gelombang .. "wa tarok na ba'dahu yauma .... ." Sebuah hadith Sahih Muslim meriwayatkan bahawa apabila JwM dilepaskan, yang terawal daripada mereka akan melalui Laut Galilee lalu meminumnya. Tetapi apabila yang terakhir daripada mereka melaluinya, mereka akan berkata, "... dahulu ada air di sini ..."

Untuk Laut Galilee menjadi kering tentu memakan masa yang amat lama. Menandakan masa yang amat lama utuk melepaskan kesemua kaum JwM ini. Mereka tidak dilepaskan serentak.

Pelepasan ini bermula dari zaman Rasulullah s.a.w. dahulu. Sekarang kita boleh cuba mengenal pasti mereka.

Pertama, kita mencari satu kaum, bila JwM dilepaskan, kaum pertama yang akan diserangnya ialah kaum yang bahasany tidak difahami oleh sesiapa. Tentunya kaum inilah yang pertama-tama akan jadi 'salinan fotostat' kepada JwM. Kedua, bila JwM dilepaskan, mereka akan menunjukkan obsesi atau kecenderungan yang amat sangat kepada tanah suci tempat kelahiran Ibrahim, Sulaiman. Daud, Musa dan Isa a.s.w.s. kerana akhirnya nanti mereka hendak membawa balik kaum Yahudi ketanah suci tersebut. Ketiga; bila mereka ini terlepas, mereka bakalnya perlu menguasai dunia.

Maka sekarang kita hendak mengenal satu kaum yang pada zaman sebelum Muhammad Rasulullah s.a.w. ialah satu kaum yang tidak dan tiada apa-apa. Mereka belum pernah menselusuri pentas sejarah. Mereka bukan tamadun seperti Babylon, China atau Mesir purba. Dan mereka tidak pernah mempamirkan apa-apa minat pun terhadap tanah suci tempat kelahiran nabi-nabi a.s.w.s. Kita mencari satu kaum yang selepas Muhammad Rasulullah s.a.w., menjadi benar-benar berubah dari yang di atas. Yang ditaqdirkan untuk menguasai dunia. Yang ditaqdirkan mempunya obsesi besar terhadap tanah suci. Yang ditakdirkan untuk membentuk satu masyarakat global di mana seluruh kemanusiaan menjadi salinan karbon fotostat yang menyerupai dia.

Siapa mereka ini? Siapa mereka ini, yang dari dalam kalangannya kita hendak mencari Juj wal Ma'juj?

Friday, December 4, 2009

Expired Drug

Read this on a brochure concerning drugs.

Paracetamol:
Drug used to relieve mild headache or muscle and joint pain and to reduce fever. An organic compund, it relieves pain by inhibiting prostaglandin synthesis in the central nervous system and reduces fever by acting on the temperature-regulating centre of the brain. Unlike aspirin, it has no anti-inflammatory effect. It also is much less likely to irritate the stomach and cause peptic ulcers, is not linked with Reye syndrome, and can be taken by persons using anticoagulants or allergic to aspirin.

Overdosages can cause fatal liver damage. Common brand names around much of the world are Tylenol and Panadol.

Reading the above, I cannot help but be reflective on the pain and fever presently suffered by PAS. Can it be that it has take an overdose of Panadol bought from moonshiners like DAP or PKR or Erdogen.

Or can it be that some expired drug(s) should be taken off of the shelves of PAS?

Could it be that this expired drug had caused this present convunsion in that party? How does this translate to Malay unity (if that expired drug is taken out, that is)?

Hmmm. Interesting.

Thursday, December 3, 2009

Pertemuan Purba Dengan Modern.

Ada banyak persamaan yang luar biasa antara zaman kita hari ini dengan zaman Nabi Musa a.s.

Satu daripadanya ...

Kefasikan dan kekufuran di zaman Firaun begitu unggul dan mencengkam hingga terpacul dari dada takbur pengakuan "ana robbukum a'la.." bermaksud "aku tuhan kamu maha tinggi.." Negara sekular moden pun menyatakan hal yang sama sebagaimana Mesir purba itu.

Negara sekular moden mengguna pakai dan mengisytiharkan bahawa perlembagaan negara, undang-undang dalam perlembagaan itu, warisan dan cedokan dari barat, adalah undang-undang tertinggi. Dan undang-undang lain dari undang-undang ini batal demi hukum, termasuk hukum Allah.

Akal. Nikmat kurnia Allah. Nikmati.
Ubah kejahatan dengan tangan.
Tak kuat?
Dengan lidah.
Tak mampu?
Dengan hati.
Selain itu?
Tiada. Melainkan bersetuju dengan kejahatan.

Wednesday, December 2, 2009

SK And SJK

The government has been urged to restructure the education system including introducing single stream schools to achieve racial unity.

Hamim Samuri (BN-Ledang) said the multi stream schooling system presently implemented did not help make people understand the meaning of unity or the 1Malaysia concept promoted by Prime Minister Datuk Seri Najib Tun Razak.

He said the present system should be restructured where all secondary schools would be in a single stream thus placing all races under one roof.

"The multi stream schools can be retained at primary level. The government can takeover and upgrade the secondary schools," he said when debating the Supply Bill 2010 here today. http://www.nst.com.my/Current_News/NST/articles/20091028203420/Article/

Salam YB Hamim Samuri;

Are you clerifying or confusing the issue? We hope you do know the differences between SK and SJK.

The rakyat also hope some politicians do stop talking about the future of their seats and start talking about the future of the nation.